"Akhir bulan depan masa intern kamu selesai kan?"
Lea mengangguk "benar, pak"
"Kebetulan perusahaan ada acara anniversary, saya pengen kamu coba pegang acaranya, buat pengalaman"
"Eh tapi pak.." Lea sedikit ragu
"Tenang, kamu sudah saya bebas tugaskan di departemen mu, kalau acaranya bagus, nanti saya kasih auto A"
Wah demi nilai A sih Lea disuruh nikah sama DPR IAN saat ini juga rela.
"Tapi gak sendiri kan pak"
"Ya enggak nanti sekretaris saya bantu kamu bareng staf-staf lain yang terpilih, kita pake EO juga cuma tema nya kamu nanti bahas sesuai citra perusahaan"
Lea bernafas lega. Kalau banyakan kayak gitu sih berarti Lea tinggal ikut-ikutan aja kan kayak anak bawang lah istilahnya.
Akhirnya Lea mengiyakan dan beranjak kembali ke meja kerjanya untuk membenahi barang-barangnya. Di perusahaan, informasi sangat cepat beredar. Semua seniornya itu sudah mengetahui ini hari terakhir Kalea bekerja di divisi tersebut.
"Lea, saya minta maaf ya udah suruh-suruh kamu selama ini" bu Hani tiba-tiba menghampirinya yang sedang beres-beres.
"Eh.. gak apa-apa bu, makasih juga udah bimbing Kalea selama ini"
Bu Hani menyerahkan satu kotak bento beserta minumnya "ini mumpung masih jam makan siang, kamu belum makan kan abis dari ruang pak Demian"
Lea berbinar senang "wah makasih banyak Bu"
"Lea, ini juga dari kita semua, sekaligus permintaan maaf ya kurang mendampingi kamu dan malah memperlakukan kamu dengan baik sejak awal. Mohon diterima ya"
Mas Gendra juga memberikan 2 box bolu ternama yang Kalea kalau mau beli harus pikir-pikir dulu. Ah Kalea jadi terharu, apalagi melihat para seniornya yang lain juga ikut menatapnya dengan pandangan menyesal dan meminta maaf.
"Ah jadi sedih.. makasih banyak ya Mas, Mbak, Ibu, Bapak semua"
"Semangat ya mempersiapkan acara aniv nya, semangat kuliahnya juga bentar lagi sarjana, kalau ga kapok Lea coba daftar disini ya sayang anak sehebat kamu kerja di lain tempat"
"Hehe bisa aja bapak, sekali lagi terimakasih, ini Kalea terima ya"
.
.
.
.
.
Kalea mengusap keringatnya di pelipis. Rasanya pinggangnya mau patah. Anak bawang apanya..
Ini sih Lea yang kesana kemari dan tertawa..
Tertawa gila.
Bisa-bisanya pada lepas tangan, ide konsep acara juga Lea yang urus. Katanya biar fresh kalo anak mahasiswa yang urus. Gundul mu.
Lea juga yang koordinasi langsung dengan Event Organizer dan toko bunga untuk mendekor lobby perusahaan tempat diadakannya pesta.
Hanya Lea yang memakai kemeja putih serta celana bahan hitam dengan nametag staff di lehernya. Yang lain sudah seperti ajang fashion show memakai gaun dan setelan jas.
Bahkan karyawan yang kata Demian akan membantunya itu tak sekalipun menoleh dan bertanya apakah Kalea butuh bantuan atau tidak.
"Kak, sudah siap semua kita tinggal tunggu tamu undangan hadir lalu pukul 19.00 pas kita mulai acaranya"
Kalea mengangguk mendengar instruksi Nika sang EO yang banyak membantu Kalea mempersiapkan acara ini.
"Oke kak kalau gitu aku standby di depan ya"
KAMU SEDANG MEMBACA
LOVERITY (Short Story)
Romance✨✨ROMANCE✨✨ Cuma kumpulan short story, sometimes Oneshoot. Hope you like it Jangan lupa tinggalin jejak 👍 DILARANG PLAGIAT CERITA MILIK SAYA! CAPEK MIKIR DAN WAKTU! TOLONG HARGAI! TERIMAKASIH
