✨✨ROMANCE✨✨
Cuma kumpulan short story, sometimes Oneshoot. Hope you like it
Jangan lupa tinggalin jejak 👍
DILARANG PLAGIAT CERITA MILIK SAYA! CAPEK MIKIR DAN WAKTU! TOLONG HARGAI!
TERIMAKASIH
Gadis itu menggulung rambut panjangnya asal seraya terus memperhatikan layar komputer dihadapannya. Suara ketikan terus terdengar.
"Lea, buatkan kopi seperti biasa"
Lea menoleh pada seniornya itu "baik mbak" ia bergegas ke pantry menbuatkan kopi moka kesukaan seniornya itu.
"Lea saya harus pergi tinjau barang, tolong ya itu file presentasi di komputer saya kamu print, buat 10 copy"
"Siap mas"
"Lea.. ambilin paket saya ya di lobby saya males turun"
"Iya mbak"
Begitulah hari-hari Lea sebagai anak magang, padahal ia juga masih punya banyak pekerjaan di komputernya sendiri. Mau menolak pun rasanya hanya akan menjadi boomerang untuk dirinya sendiri. Tinggal kurang dari 2 bulan lagi dirinya selesai di perusahaan ini. Gajinya memang gak seberapa, toh Lea mendaftar bukan karena gaji tapi pengalaman.
Alah..
Awal sih bilang begitu, pada akhirnya menyesal juga. Kerja melelahkan seperti saat ini gajinya malah lebih menggiurkan menjadi baby sitter. Bahkan sepertinya pekerjaannya ini lebih melelahkan dari mengurus 10 bayi.
Pukul 16.45 senior-seniornya itu sudah bersiap-siap pulang, bahkan sudah ada yang pulang duluan. Lea bersandar lelah pada pintu toilet. Ia menghindari para seniornya yang menitipkan tugas padanya. Setelah cukup lama di toilet dan di rasa kantor mulai sepi ia pun keluar. Baru saja duduk, matanya menatap memo kuning yang tertempel di layar komputernya.
'Lea, buatkan tabel pemasukan dan pengeluaran produk tahun ini ya, data-datanya sudah saya kirim via email, saya pulang duluan ada acara keluarga. Besok pagi akan dibawa meeting, jadi harus selesai ya.
- Hani -'
Lea menghembuskan nafasnya lelah. Ia masih gak selamat juga ternyata. Seperti hari-hari sebelumnya, kali ini ia akan berlembur.
Lampu sudah redup ia masih berkutat dengan data-data padahal jam sudah menunjukkan pukul 02.14 pagi. Ia membenarkan letak kacamatanya. Dalam kesunyian ia mendengar langkah kaki berat.
"Pak Tora saya gak jadi pulang kayaknya, gapapa bapak jaga di bawah saja" Lea berucap tanpa menoleh. Ia yakin itu Pak Tora, satpam paruh baya yang seringkali menemaninya lembur.
"Jam kerja kantor saya hanya sampai pukul 17.00, sedang apa kamu dini hari begini? Siapa kamu? Kenapa tidak pakai seragam kantor?"
Lea kelabakan, astaga!
Ini bukan lagi manager tapi CEO yang mendatanginya. Gelo ieu mah!
Ini pertama kalinya Lea berbicara empat mata dengan pemilik perusahaannya itu. Dini hari dan melanggar aturan kerja.
"Sa.. saya Kalea Narasha anak magang pak dari program kampus merdeka. Saya.. lagi buat tabel pemasukan dan pengeluaran produk pak"
CEO nya itu mengernyit "hah? Anak magang handle tugas serumit ini?"
Omaigat-omaigat, Lea diam-diam terpesona dan melirik-lirik bosnya itu. Ganteng banget cuy, badan ramping dan berotot, bahu lebar, hidung mancung, rahang tegas disertai bulu-bulu lebat janggutnya tapi gak panjang ygy. Kulitnya yang kecoklatan, alis tebal, bibir tebal menggoda, tatapan mata yang tajam.. wait, mata bosnya menatap tajam dirinya? Mati deh.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.