Alvin dan Bella putus.
Itu merupakan topik terhangat hari ini. Responnya tentu saja disambut dengan sukacita. Banyak yang menjadi saksi bagaimana buruknya perilaku Bella dan menyayangkan seorang Alvin yang menjadi idaman para siswi disekolahnya itu berpacaran dengannya.
Mereka seolah puas melihat Bella yang murung dan sesekali menangis dalam lipatan tangannya dimeja itu. Membuat kesal yang lain juga sebenarnya dengan tingkahnya itu. Alay!
Diana mengangkat bahu acuh. Mau putus kek, kawin kek, gak mau lagi dia terlibat dengan gadis yang sudah meninggalkan kesan buruk padanya.
Pulang sekolah tiba namun bukannya sepi karena seharusnya siswa-siswi itu pulang justru malah ramai disekitar kelasnya. Terdengar bisikan-bisikan yang cukup keras sehingga ia bisa mendengarnya.
"Alvin dateng ke kelas kita!"
Diana menengok keluar dan benar saja terlihat Alvin sedang berjalan santai ke kelasnya.
"Gamungkin ngajak balikan si Bella kan?"
Diana beralih melihat Bella yang sudah berdiri dengan wajah sumringah jauh berbeda dengan sebelumnya.
"Alvin? Tumben ke kelas kita. Pas masih pacaran aja si Bella yang selalu nyamperin. Ada apanih? Ngajak balikan?" Ujar ketua kelas Diana yang lumayan dekat dengan Alvin karena ketua kelasnya itu juga anak OSIS.
Alvin tertawa kecil "Paansi. Gue cari Diana, ada?"
Sontak seluruh pandang mata di dalam kelas menatapnya sedangkan yang diluar kelas berbisik-bisik.
"Diana siapa? Emang angkatan kita ada yang namanya Diana?"
"Diana ini maksud lo?" Tanya seseorang di dekat Diana yang juga sedang menunjuknya.
Alvin tersenyum dan mengangguk kecil mengabaikan tatapan murka Bella.
"Ayo Di keluar sebentar"
Akhirnya Alvin dan Diana pergi meninggalkan hingar bingar itu. Menyisakan spekulasi baru.
Alvin move on secepat itu?
Atau emang mereka putus gara-gara Diana?
---------
Esoknya Bella mendatangi meja Diana bersama kedua temannya pada jam istirahat.
"Sok cantik banget lu! Berani ya ngegoda Alvin!"
Dian mengerjap kemudian menatap datar Bella.
"Maaf gw ga ngerti"
Tangan Diana dicekal salah satu teman Bella. Diana tahu namanya adalah Dinda tapi dia tidak begitu mengenalnya karena tak pernah satu kelas dengannya, dengar-dengar dari gosip berdatangan si Dinda ini bar-bar sekali. Yah keliatan sih dari bagaimana penampilan dan cekalannya yang seperti siap menghancurkan tangan Diana.
"Mau apa? Lepas"
Suasana menjadi ramai menonton keduanya. Bahkan ada yang mulai provokasi untuk berkelahi.
Plaakk
Bella menamparnya tepat dipipi kirinya membuat suasana semakin heboh.
"Dasar ganjen! Masih mending gue ajakin maen bareng Alvin malah lu minta uang ke dia, sekarang lu rebut dia? PHO sekarang emang kurang ajar ya"
Diana tersenyum sinis. Tidak! Ia tidak takut sedikitpun dengan Bella. Memangnya Bella siapa? Cucu pemilik sekolah? Anak kepala sekolah? Yang seperti itu cuma ada di wattpad!
Bella hanya anak yang biasa-biasa saja dan jadi luar biasa karena wajahnya yang orang-orang bilang cantik sehingga jadi sombong dan berlagak semaunya seperti sekarang.
KAMU SEDANG MEMBACA
LOVERITY (Short Story)
Romansa✨✨ROMANCE✨✨ Cuma kumpulan short story, sometimes Oneshoot. Hope you like it Jangan lupa tinggalin jejak 👍 DILARANG PLAGIAT CERITA MILIK SAYA! CAPEK MIKIR DAN WAKTU! TOLONG HARGAI! TERIMAKASIH
