"Emang salah ya kalau jadi bar-bar ?."
**
Queen viara,itulah nama nya. Ratu di hati ketua osis yang di kenal sangat cuek. Padahal tidak cuek sama sekali lho. Mereka saja yang suka melebih-lebihkan.
Rafael kelfeinzo,lelaki dengan sejuta pesona harus...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"QUEEN! KUNCI MOBIL GUE WOI. DASAR ANAK DAJAL."
Justin yang sedang meminum kopi di ruang tengah hampir saja tersedak akibat teriakan tiba-tiba dari anak sulung nya itu. Belum lagi anak kedua nya yang berlarian menuruni tangga menghindari amukan dari sang kakak.
Ini hari weekend, makanya dirinya di rumah untuk bersantai ria dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Tapi justru dirinya di buat mengelus dada melihat kelakuan anak gadis nya yang bandel-bandel semua.
"PINJEM DULU ATUH KAK! MOBIL GUE LAGI DI CUCI SAMA SUPIR!."
"GAK ADA GAK ADA!."
Viara tak mempedulikan kakak perempuannya yang berlari sambil memegang kemoceng. Ia hanya ingin segera sampai di mobil kesayangan kakak nya untuk ia bawa jalan-jalan haha.
Karena terlalu buru-buru berlari, Viara sampai tidak sadar jika tali sepatu nya lepas dan tidak sengaja menginjaknya, mengakibatkan dirinya hilang keseimbangan.
Grep
Justin bernafas lega bisa menangkap tubuh buah hati nya tepat waktu. Untung saja bukan di tangga tersandung nya. Jika saja di tangga, pasti gadis itu akan bernasib terjatuh seperti waktu itu dan membuatnya kembali khawatir.
"Queen, lari-lari boleh, tapi hati-hati dong. Ayah gak mau kamu kenapa-napa."
Viara menyengir kuda. Menunjukkan gigi-giginya yang tersusun rapi.
"Berhenti juga lo bocah. Sini kembaliin kunci mobil gue," ucap Rachel dengan tangan kanan nya menjewer telinga sang adik. Yang satu nya menengadah.
"Aw sakit Kak. Ayah liat nih Kak Rachel."
Justin berdecak. Ia melepaskan jeweran Rachel dari Viara dengan lembut membuat Viara menjulurkan lidah nya pada gadis berpakaian casual itu, merasa di bela.
"Ayah ihh. Rachel mau pake mobil nya buat ketemu sama Sandi."
"Gue juga mau minjem mobil lo buat ketemu sama Rafael. Lagian lo sering banget minjem mobil gue. Gantian dong."
Justin menghela nafas nya lelah, ternyata perihal ingin bertemu sang pacar toh sampai rebutan mobil.
"Ayah, beli mobil baru lagi deh buat Rachel. Biar gak susah," ucap Rachel yang di setujui oleh sang adik.
"Bener tuh Yah. Biar ada cadangannya gitu kalau salah satu mobil kita kenapa-napa."
"Enak aja. Kalian kira cari uang gak susah apa. Mobil udah ada 4 mau nambah lagi. Kerja sendiri sana." Alice yang baru saja datang dari pintu depan langsung menyaut ketika mendengar ucapan lugas dari anak-anaknya.
Justin yang setuju langsung merangkul bahu istri tercinta nya dengan sombong.
"Ihh kan Ayah sama Bunda konglo, jadi apa salahnya sih nambah mobil."