54. Surat

818 12 0
                                        

Hai selamat datang di cerita Aiden Alexander ke part 54 ini! Sudah siap kalian? Cussss~ langsung baca

Jangan lupa buat vote sebanyak banyaknya!

JANGAN LUPA BUAT TANDAIN SETIAP PARAGRAF 💬 DAN JANGAN LUPA BUAT VOTE ☆!

[CHAPTER 54 : Surat]

Di ruangan ini semua di landa kebingungan setelah mengucapkan beberapa kata kepada sakra.

Kakak?
Dia?
Seperti dulu?
Gak bakal kayak gini?

Apa yang di sembunyikan sosok ketua geng lion kepada seluruh anggotannya? Bahkan alex yang selaku masa kecilnya Aiden dulu tak pernah tahu dengan hal ini!

Semua anggota duduk di lantai sambil memikirkan ucapan aiden tadi. Sedangkan sakra, ia sudah di bawa oleh kepolisian lagi ke tempat penjara.

Ngomong ngomong soal sakra datang ke markas, sebetulnya bukan mencuri melainkan ada suatu dendam yang belum ia terbalaskan.

"Lex lo bener bener gak tahu soal ini apa lo pura pura gak tahu?" tanya tasya sambil menatap alex intens.

"Sumpah gue sya, gue gak tahu soal ini" jawabnya sambil mengangkat jarinya membentuk huruf V.

"Lo gimana sya?"

"Meskipun gue udah jadi istri aiden, gue belum begitu mengenal aiden lebih lanjut lang"

"Banyak banget yang di sembunyikan oleh bos kayaknya"

"Iya" ucap mereka serempak sambil mengangguk.

"Kakak? Dia? Apa hubungannya sih? Pusing gue mikirinnya"

"Ck! Malah aiden ngilang. Beh buset dimana bocah nih, ditelfon gak diangkat. Coba sya lo telpon dia"

"Bentar"

Tasya langsung mengambil ponselnya yang berada di tas dan langsung menelepon aiden mengunakan pulsa.

Dret.. Dretttt

Pangilan masih berdering, tak ada niatan aiden untuk mengangkat telpon darinya.

Tut

"Di tolak" ucap tasya lirih karena pangilannya di tolak oleh aiden.

"Gini nih yang gue bikin kesel. Ngilang terus nanti muncul"

Tasya berdiri dan melemparkan ponselnya ke sofa sebelah karena sebel dengan suaminya itu tak kunjung mengangkat telpon darinya.

"Kemana bu bos?" tanya alpa.

"Jalan jalan" jawab tasya sambil melangkah ke pojok ruang itu yang terdapat meja dan vas bunga besar di sebelahnya.

Tasya duduk di samping meja yang terdapat kursi kecil. Ia menatap semua anggota lion dari sudut ruangan itu dan tak sengaja mata nya melihat kertas tergeletak di belakang sofa yang di duduki alga dan rafa.

Ia langsung berjalan ke arah kertas tersebut dan mengambilnya.

"Eh bu bos kenapa di situ" ucap rafa kaget dan langsung berdiri bersama alga yang melihat tasya duduk di belakangnya.

AIDEN ALEXANDER Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang