Di usianya yang menginjak 17 tahun, yeonjun berubah menjadi anak yang sedikit nakal. Jarang pulang ke rumah dan berkeliaran menggunakan motor ninja pemberian daddynya setiap larut malam. Sudah seperti hewan nokturnal karena aktif di malam hari.
Yeonjun sudah lulus dari sekolah, tidak melanjutkan kuliah dengan alasan tidak suka. Alasan simpel yang tidak masuk akal tapi orangtuanya setuju saja asal yeonjun menjadi anak penurut.
Taehyung sering mengajak anaknya untuk ikut syuting bersama beomgyu. Yeonjun baru tahu jika beomgyu adalah anak dari manager taehyung, mereka berdua pun sempat kaget saat bertemu di lokasi syuting. Beomgyu yang merintis karier di dunia entertainment dan yeonjun yang sering di jadikan pemeran pendukung oleh sutradara yang bekerja sama dengan taehyung.
Hari-hari yeonjun terasa membosankan saat soobin meninggalkannya untuk kuliah.
Mengejar cita-cita menjadi seorang dokter seperti minhyuk adalah keinginan soobin sedari kecil. Dirinya tertarik dengan profesi dokter karena bisa menyelamatkan orang-orang yang sakit dan membutuhkan pengobatan. Rasanya senang saat melihat semangat orang-orang yang berjuang melawan penyakit, membuat soobin termotivasi dan merasa bersyukur karena di beri nikmat sehat. Menyadari bahwa orang-orang di luaran sana ingin waktu hidup yang lebih panjang tanpa penyakit. Dan soobin ingin berusaha membuat keinginan orang-orang sakit terwujud untuk sembuh, bukan meninggal karena penanganan yang gagal.
"Habis dari mana saja? Huh?"
"Habis main dad."
Yeonjun berucap lesu sambil memegangi stang motornya.
"Apa daddy mengajari anak daddy untuk keliaran malam-malam begini?"
"Njun bosan di rumah, sepi. Udah ya dad, njun mengantuk."
Ucapnya sambil menuntun motornya masuk ke garasi dengan kaki terpincang-pincang. Jungkook yang melihatnya berubah iba, apalagi saat menjumpai celana yang anaknya kenakan compang-camping.
"Akh.."
Yeonjun meringis saat menaiki tangga, kakinya terasa sakit dan ngilu untuk berjalan.
"Mau kemana lagi?"
Tanya jungkook saat yeonjun berbalik dan berjalan dengan susah payah menuju sofa ruang tamu. Yeonjun memutuskan untuk tidur di sofa karena kakinya terasa sangat sakit dan tidak mampu menaiki tangga yang menuju ke kamarnya di lantai atas.
"Mau tidur di ruang tamu dad."
"Habis jatuh dari motor?"
Jungkook menghampiri yeonjun yang sudah berbaring nyaman di atas sofa tanpa melepas jaket kulitnya. Matanya sedikit terbuka saat jungkook tiba-tiba berjongkok di samping nya, memeriksa celana yeonjun yang robek dan terdapat banyak darah yang keluar, sepertinya sebagian darah sudah kering dan menempel pada celana yang yeonjun kenakan.
"Aduh, akh...sakit dad..aduuh."
Yeonjun mendudukkan dirinya saat merasakan sakit yang teramat saat tangan jungkook menyentuh lukanya.
"Jatuh di mana?"
"Tadi di perempatan gang perumahan ada kucing lewat, jadi njun belok kesamping ngindarin kucing tapi malah masuk got, untung kering gotnya."
Jelasnya sambil menahan tangan jungkook yang hendak menyentuh lukanya lagi, jungkook tidak tahu jika lukanya sangat sakit. Apalagi tadi yeonjun berjalan jauh sambil menuntun motor besarnya yang tiba-tiba tidak menyala setelah insiden terjatuh. Sepertinya lukanya semakin parah sesampainya di rumah.
Tadi saat baru terjatuh tidak terasa sakit, tapi saat memasuki rumah rasa sakitnya seperti menjalar sampai ke tulang. nyeri, perih, ngilu bercampur jadi satu.
"Copot celananya, biar ayah obati."
Tegas jungkook sambil menyiapkan kapas serta melarutkan satu tutup botol antiseptik pada air yang sudah ia siapkan di baskom.
"Dad."
"Hm."
"Celananya tidak mau lepas, kainnya menempel dad, hiks."
Yeonjun tiba-tiba menangis saat melepas celananya sendiri dihadapan jungkook, membuat jungkook geleng-geleng kepala dengan watak anaknya yang tidak berubah sejak kecil.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dr. Soobin is My Americano||Soobjun|| END
Fiksyen PeminatDisaat orang lain berdoa untuk selalu sehat, yeonjun adalah anak unik yang berdoa agar dirinya sakit. "Aku ingin sakit demi bertemu dengan Dr. Soobin." Start : 9 September 2023 End : 14 November 2023
