BAB 27

1.8K 244 22
                                    

Kini di ruang tamu paviliun Yoo sudah berkumpul klan Kwon dan Yoo bahkan Karina pun sudah ikut bergabung dengan mereka

Mata Giselle sesekali melirik dan berdecak kagum menatap putri Karina.

Karina tentu menyadari tatapan Giselle tersebut namun ia memilih acuh dan lebih fokus mendengar obrolan ayahnya dan raja Kwon

"Jadi ada hal apa nih kau dan keluarga mu Dateng ke sini Kwon?"tanya seulgi

Yuri tersenyum kemudian melirik putranya yang menatap Karina dengan malu-malu

"Aku dan istri ku datang kesini dengan tujuan ingin melamar salah satu putri mu untuk putra ku Giselle"

Seulgi yang sudah tau akan hal itu cuman mengangguk-angguk saja kemudian melirik Karina dan Yeri

"Jadi Putri ku yang mana yang ingin kau lamarkan untuk putra mu?"tanya seulgi

"Aku ingin melamar putri Karina untuk menjadi istri dan calon ratu dari klan Kwon"

Karina tak kaget lagi karena sudah dia duga

Ck menyebalkan sekali-batin Karina

Matanya melirik minjeong yang tengah berdiri tak jauh dari mereka

Bantu lah aku-batin Karina

Minjeong balas menatap Karina

Kau bilang saja kalau kau sudah menikah dengan ku-batin minjeong

Karina memberikan tatapan tajam pada minjeong

Oh itu tentu sangat mudah sekali suami ku tapi apa kau siap identitas mu yang asli terbongkar begitu saja huh?-batin Karina

Minjeong diam-diam terkekeh kecil

Jika itu sampai terjadi maka raja akan menghukum kita dengan sangat amat berat istriku-batin minjeong

Karina tiba-tiba cemberut

Kau sama sekali tak membantu ku-batin Karina

Minjeong memberikan senyuman kecil untuk Karina

Fokuslah dari tadi pangeran sok tampan itu menatap mu, jangan sampai ia curiga dengan kita-batin minjeong

Karina buru-buru menatap ke arah Giselle yang tersenyum padanya

"Jadi Putri Karina apa kau bersedia menerima lamaran ini?"tanya Yuri pada Karina

"Eh..oh..emmm..."Karina melirik kedua orang tuanya untuk meminta pertolongan namun mereka cuman diam saja

Huft

"Raja Kwon, ratu Kwon dan pangeran Giselle saya sangat menghargai upaya dan persiapan yang kalian lakukan untuk melamar ku tapi dengan amat berat hati saya menolak lamaran ini pangeran" jawab Karina

Giselle sontak kaget dan tak menyangka

"Tuan putri tapi kenapa? Apakah diriku ada kurang? Apabila aku memiliki kekurangan maka akan ku perbaiki lagi dan akan menjadi sempurna untuk mu, ku mohon terimalah lamaran ku ini"bujuk Giselle, ia tak mungkin membiarkan pujaan hatinya menolaknya, ia sudah sangat mencintai putri Karina

"Pangeran Giselle, kita sudah berteman sejak kecil sampai sebesar ini dan selama itu juga aku menganggap mu hanya sebagai sosok kakak dan teman saja tak ada perasaan lebih ku untuk mu"jelas Karina sehalus mungkin

"Tapi putri aku mencintai mu, berikanlah aku kesempatan untuk membuat mu mencintai diri ku" desak Giselle lagi

Karina melirik ayah dan mamanya meminta pertolongan

MY HIDDEN PRINCETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang