*:..。o○Happy Reading○o。..:*
❀
🥀
"kalian harus pergi dan menolong All Might." [Name] mengarahkan pandangan nya ke arah All Might yang seperti nya kesulitan karena tubuh nya yang telah mencapai batas.
"Tapi.." Uraraka mencoba menolak nya.
"Aku bisa menjaga diri ku, jadi kalian tak perlu khawatir." [Name] perlahan berdiri walaupun sedikit kesulitan karena luka di tubuh ku yang terus cenat-cenut.
[Name] mengarahkan tangan nya hingga memunculkan kembali pedang nya.
'ayo kita mulai lagi...'
"[Name] sebaiknya kau diam disini saja dan biarkan kami yang membantu All Might." Todoroki memegang kedua bahu [Name] dan membawa nya untuk kembali duduk dengan manis.
"Eh??.."
"Dasar bodoh! Jangan mengambil panggung untuk diri mu sendiri!" Bakugou menatap dengan garang dan bersiap dengan tangan yang meledak-ledak.
'fiks... Ingatkan aku untuk membeli obat rabies untuk bocah satu ini.'
"Todoroki benar, kau harus istirahat [Name]. Biarkan kami yang membantu All Might." Midoriya berbicara dengan tegas dan penuh tekat.
Dengan melihat tatapan Midoriya membuat [Name] mengerti bahwa ia bukan lah tokoh utama nya namun lelaki imut di depan nya ini.
'Maaf karena mencuri panggung mu, brokoli ku.. hikss..T_T'
[Name] seharusnya tak menghalangi panggung sang tokoh utama dan malah maju karena insting nya untuk bertahan hidup dan melupakan fakta bahwa dunia ini adalah cerita dengan alur yang sudah tertulis.
[Name] memandang Midoriya terdiam dan akhirnya tersenyum.
"Aku mengerti."
Midoriya, Bakugou dan Todoroki maju membantu All Might yang kesulitan karena pertarungan mereka yang lebih intens.
"[Name]!" Teriakan itu membuat [Name] menoleh dan melihat Yaomomo dan yang lain datang mendekati nya dengan tergesa-gesa.
"[Name]! Apa yang terjadi pada mu!" Yaomomo dengan khawatir dengan cepat mendekati [Name] dan menyentuh kedua pipi nya yang di goyang untuk melihat luka yang ada pada [Name].
'duh.. tolong teriakan nya di kondisikan...'
[Name] hanya menatap datar melihat pipi nya yang di goyang kan ke kanan dan kiri dengan sweatdrop.
"Tenang lah, aku baik-baik saja."
"Apa maksud mu baik-baik saja bodoh! Lihat perut dan kepala mu saja berdarah seperti itu dan kau masih bilang baik-baik saja? Apa otak mu cuman pajangan?." Jirou menatap [Name] dengan kesal karena sifat bodo amat [Name] yang terkadang menyebalkan bagi nya.
[Name] yang mendengar nya hanya tersenyum canggung tanpa rasa bersalah.
[Name] kini menatap pertarungan All Might dan yang lain. Dapat ia lihat Midoriya mencoba menolong All Might di saat ia lengah bersama Midoriya, Bakugou dan Todoroki yang membantu dari belakang.
Beruntung benda yang di sebut 'penguat quirk' sudah ku hancurkan jika tidak tempat ini sudah hancur seperti di anime nya.
-walaupu tetap hancur sih. Tapi setidak nya gak separah di anime nya.
[Name] bisa melihat kesulitan Wolfram menghadapi All might, di tambah dengan Midoriya dan yang lain membuat nya semakin susah untuk bertarung.
[Name] senang pertarungan ini akan menjadi lebih cepat dari pada di anime nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
ZYTKA | BNHA X READER |
Random➵Cerita ini sedang melalui revisi yang banyak namun akan tetap up agar tidak terbengkalai. _____________________________________ Cerita tentang hubungan [Name] dan para karakter utama di dunia Boku no Hero academia. Dan [Name] dengan segala tingkah...
