chapter 36

391 42 5
                                        

*:..。o○Happy Reading○o。..:*

🥀

"[Name]..."

Perlahan kelopak mata [name] terbuka menampilkan cahaya terang yang menerangi sekitar diikuti pandangan nya yang perlahan mulai jelas.

"[Name].. kamu bangun."

[Name] menoleh pelan ke arah mina dan lain nya yang kini menatap [Name] khawatir. Tubuh nya terasa kaku dan pegal membuat nya kesulitan saat bergerak.

"Akhirnya kamu bangun.. Ku pikir kamu gak akan bangun lagi [Name]..." Uraraka menatap [Name] khawatir dengan air mata yang mungkin saja akan menetes di sudut mata nya

"Kalian kira aku mati?.." [Name] berbicara dengan suara serak sambil mengernyitkan dahi ku.

"Tenang saja.. Aku tidak akan mati semudah itu." [Name] berucap santai dengan cengiran nya.

"[Name]!"

"Haha aku bercanda..." Aku menatap yang lain dengan pasrah karena teriakan mereka.

"Sudah berapa lama?" Aku menatap Yaomomo.

"Oh.. Dua hari..."

'Rasa nya aku hanya tidur selama beberapa jam.'

"Ternyata cukup lama ya.." [Name] hanya mengangguk paham.

"Apa-apaan nada mu itu... Kamu gak tahu seberapa khawatir nya kami! Kamu yang bertarung sendirian hingga babak belur seperti ini! Kamu gak tahu kan!.." Jirou menatap marah bercampur sedih dan hampir menangis.

"T-tunggu.. Jirou, maaf kan aku karena membuat kalian khawatir..." [Name] tersenyum agar jirou tenang.

'Memang deh yang paling pengertian cuman jirou ku yang lucu.'

Setelah nya [Name] berbincang-bincang dengan yang lain dan juga ada Melissa yang ikut menjenguk nya. Namun hanya Bakugou dan Todoroki yang tak datang menjenguk nya. Setidak nya mereka membawa buah tangan untuk [Name] karena saat ini ia sangat lapar dan butuh makan.

"Dimana Bakugou dan Todoroki?" [Name] menatap mina.

"Oh aku gak tahu sih mereka kemana, tapi setelah pertarungan itu wajah mereka terlihat aneh dan sedikit pendiam apa lagi bakugou yang terlihat termenung sendiri ku pikir dia kerasukan... Tapi aku gak tahu mereka berdua kemana.." [Name] hanya mengangguk mengerti.

Setelah perbincangan yang panjang dan menguras tenaga, semua nya kembali ke hotel dan meninggalkan [name] sendirian di ruang inap karena belum di perbolehkan pulang.

[Name] duduk di pinggir tempat tidur dengan lesu.

"Hah... Lelah banget... Padahal cuman tidur." Perlahan suara pintu terdengar membuat [name] menoleh.

"Adikku!... "

'sat! Merinding gua...' aku menoleh menatap ke arah pria dengan rambut kuning dan sayap merah nya yang mencolok.

"Jangan mendekat." aku menatap nya tajam.

"Dasar kejam... Aku sangat khawatir tahu..." Dengan wajah yang di buat lucu namun mengundang kejijikan di wajah [Name].

"Idih.. Jijik... Buang muko lo ke tempat sampah sono..." [Name] sedikit mundur dengan perasaan takut ke arah hawk.

"Haha.. Baiklah-baiklah... Oh ya, ini aku bawa buah dan susu favorit mu. " Hawk menyerahkan totebag yang ia bawa pada [Name].

"Aduh... Harus nya gak perlu repot-repot begini." Namun lain di mulut lain di hati tangan [Name] mengambil dengan sukarela.

"Oh ya... Kok kamu disini?"

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Oct 29, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

ZYTKA  | BNHA X READER |Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang