~••★★••~
Mendengar panggilan tersebut dengan reflek Zhan mendorong tubuh Yibo hingga membuatnya terjatuh ke lantai.
"Ahh?? Wen Ning ada apa?" Ucap Zhan panik.
"ee-eh aku sungguh tidak melihatnya, aku akan pergi" Wen Ning langsung berlari meninggalkan Zhan dan Yibo mengatakan ia tidak melihat apapun padahal jelas-jelas ia sudah melihatnya.
"huft hampir saja" Gumam Zhan lega beranggapan Wen Ning tidak mengetahuinya.
"Zhan?" Panggil Yibo yang masih berada di lantai.
"Oh Yibo maafkan aku" Zhan membantu Yibo untuk berdiri dengan senyuman bersalah di wajahnya.
"Aku masih ada kelas sekitar 2 jam lagi, kamu mau menunggu atau pulang?" Tanya Yibo.
"Aku akan menunggu saja, sekalian berbicara dengan ketua dosen, kak Xue Yang" jawab Zhan menjelaskan.
"Baiklah" Yibo langsung berjalan menuju ruanganya berniat ingin melanjutkan kelasnya, sedangkan Zhan ia pergi menuju ruangan Xue Yang berada.
Tok.....tok.....tok.....
Zhan mengetuk pelan pintu ruangan Xue Yang dan mendapati jawaban dari Xue Yang.
"Silahkan masuk Zhan" sahut Yang dari dalam. Lalu Zhan membuka pintu dan masuk kedalam ruangan tersebut dengan senyum ramahnya.
"Kenapa kakak Yang memanggil Zhan?" Tanya Zhan.
"Duduklah dulu Zhan" tawar Yang pada Zhan dengan mengambil posisi duduknya, Zhan pun mengikuti tawaran tersebut dan duduk berhadapan dengan Yang.
"Kamu sudah makan?" Tanya Yang dengan menatap Zhan penuh arti. Zhan sedikit merasakan kegelisahan karena tatapan yang diberikan oleh Yang, namun Zhan menepis hal tersebut, ia berusaha berfikir positif.
"sudah ka, ada apa?" Tanya Zhan dengan memberikan senyuman ramahnya lagi. Yang menatap Zhan dan berjalan perlahan mendekati Zhan, Zhan merasa tidak nyaman akan tingkah laku Yang, lalu Yang duduk tepat disebelah Zhan yang menghabiskan celah antara mereka membuat kaki mereka berdua bersentuhan.
Zhan merasa risih namun bagaimana lagi, Yang adalah seniornya yang tak bisa sembarang berperilaku padanya.
"Begini Zhan...." Ucap Yang sedikit berbisik ditelinga Zhan dan merangkul erat pundak Zhan, Zhan menahan amarahnya dan berusaha untuk tetap merespon baik Yang.
"Iya kenapa ka Yang? ada yg bisa Zhan bantu?" Tegas Zhan.
"Tolong pindahkan laporan ku kedalam file laptop ya" ucap Yang sedikit mengusap dari leher hingga pundak Zhan dengan tangan mesumnya itu.
"Baiklah namun, jagalah tangan anda terlebih dahulu kakak Xue Yang" Tegas Zhan menatap tajam Yang.
"HAHAHAHA............" Yang merespon ucapan Zhan dengan tawanya yang terbahak-bahak, tak tinggal diam Zhan juga ikut tertawa seakan-akan meledek Yang.
"HAHAHAHA.........." Tawa Zhan.
"Baiklah lakukan apa yang aku suruh tadi" ucap Yang memberikan sekitar 20 lembar kertas berisikan laporan hasil penelitianya.
Zhan hanya menerimanya dan dengan segera menyelesaikan pekerjaan tersebut karena ia tidak mau berlama-lama berada di ruangan pria mesum itu.
Zhan dengan serius mengerjakan apa yang disuruh oleh Yang, sedangkan Yang ia sedari tadi terus saja memperhatikan apa yang dilakukan Zhan membuat Zhan merasa tidak nyaman namun ia selalu saja menghiraukannya.
"Yibo cepatlah kamu jemput aku di sini" batin Zhan cemas mengharapkan Yibo datang agar cepat membawanya pergi.
"Zhan.... Kenapa wajahmu begitu manis?" Ucap Yang menatap ke arah leher Zhan. Ia memuji wajah namun kenapa Yang malah menatap leher Zhan. Zhan menghentikan aktivitasnya saat mendengar perkataan Yang, perkataan tersebut sangatlah lancang menurut Zhan.
KAMU SEDANG MEMBACA
The End Of Us
RomanceKisah sepasang kekasih yaitu Wang Yibo dan Xiao Zhan. (BOY LOVE) Murni hasil karangan sendiri. || TIDAK NYATA!! ||
