Detak ke Dua Puluh Dua

303 26 3
                                        

"Harapan dan janji,Kehidupan nyata dan mimpi,Apakah segalanya dapat sejalan seperti yang direncanakan oleh pikir?Akan kah, pada akhirnya hanya terdapat maaf-terima kasih, sebelum si buih pergi?"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Harapan dan janji,
Kehidupan nyata dan mimpi,
Apakah segalanya dapat sejalan seperti yang direncanakan oleh pikir?
Akan kah, pada akhirnya hanya terdapat maaf-terima kasih, sebelum si buih pergi?"

"Harapan dan janji,Kehidupan nyata dan mimpi,Apakah segalanya dapat sejalan seperti yang direncanakan oleh pikir?Akan kah, pada akhirnya hanya terdapat maaf-terima kasih, sebelum si buih pergi?"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Untuk beberapa waktu lalu, Ai masih belum tahu alasan kepergian Kazu sampai penjelasan itu hadir melalui jalinan kata yang ditulis Kazu pada sepucuk surat yang berikan Benji untuknya.

Awalnya, Ai tampak heran, darimana Benji mendapatkannya? Namun, setelah mendengar nama Selene dari Benji, Ai pun mengerti. Surat yang Kazu tulis untuknya itu dititipkan pada Selene–putri dokter Eri sekaligus teman semasa kecil Kazu–dan Selene memberikannya  pada Benji.

Satu menit mengamati, perlahan, Ai membuka  surat dan membaca semua paragraf dari salam pembuka sampai penutup yang Kazu tulis disaksikan oleh Benji yang duduk di hadapannya. Lalu, tanpa sadar, Ai tertawa sembari menangis dan tidak bisa berkata. Dia merapatkan surat itu ke dadanya hingga Benji tidak tahan lagi untuk tidak merengkuh Ai ke dalam pelukan.

–^v–^v–

Waktu terus berjalan dan hari-hari pun berganti, seperti yang diminta Kazu melalui suratnya, Ai kembali menjadi Ai yang periang juga menyebarkan keceriaannya pada orang di sekitarnya.

Di sekolah, Ai sangat menikmati waktunya, dia tertawa bersama Cleo dan Ajeng. Tak lupa, saat dia kembali dirawat, sesekali dia kabur dan bermain petak umpet dengan dokter Erian. Dia juga sering bercerita pada Benji sambil berusaha merampungkan komiknya yang berjudul The Blue and Bliss, dimana tiap chapter terbarunya, Ai akan mengirimkan tautannya ke sebuah akun sosial media bernama Karuma. Karena pertemuan dengan Karuma itu lah, Ai bisa melanjutkan kisah Ethan, Kamal dan Cheryl.

Pada suatu malam, di gazebo rumah Ai, dia kembali mengajak Benji berdiskusi tentang para tokoh di komiknya. "Kalau Cheryl, akhirnya kayak si Putri Duyung gimana ya, Ben?"

"Hah?!"

"Itu…yang dia jadi buih karena pengen Pangeran bisa hidup bahagia."

"Kenapa harus jadi buih? Kenapa nggak sama Kamal aja yang selalu ada di dekat dia?"

Limit Beat Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang