Puncak

115 15 2
                                        

Afan menyetir mobil dengan kelajuan
Biasa,tidak terlalu cepat ataupun lambat.Afan sudah tidak sabar Ingin memberikan kejutan untuk sang pacar tercinta siapa lagi kalau bukan Cantika.

"Kita mau kemana fan?"tanya Cantika yang duduk di sebelahnya.

"Ada deh entar kamu juga bakalan tau."

Cantika kembali terdiam dia masih memikirkan tentang foto yang dia dapatkan beberapa hari yang lalu,foto Mala dan Afan yang seperti orang berpelukan.ingin sekali rasanya Cantika menanyakan langsung kepada Afan,tapi dia urungkan takutnya nanti Afan malah mikir Cantika berpikiran yang aneh-aneh tentang dirinya dan Mala.

Hening yang terdengar hanyalah suara mobil yang melaju serta suara kebisingan jalan raya.

Afan merasa ada yang aneh dengan pacarnya itu pun bertanya."kamu kenapa?dari tadi diam aja."

"Aku gak papa."

"Gak biasanya kamu kayak gini."

"Aku bingung mau ngomong apa?aku cuman penasaran sebenarnya kamu mau ngajak kita kemana?"

"Ada deh,intinya suprise gak boleh dikasih tau sekarang."

"Ya deh."pasrah Cantika.

Beberapa jam kemudian mereka sampai di tempat tujuan,Afan memberhentikan mobilnya,membuka tali pengaman lalu mengajak Cantika keluar.

Cantika melihat ke sekeliling, sekarang mereka berada di parkiran yang begitu banyak motor dan mobil.banyak orang yang berlalu lalang.Ternyata Afan mengajak nya ke puncak tempat wisata yang tidak begitu jauh dari kediaman mereka.

Afan mengeluarkan sesuatu dari saku celananya."sekarang kamu pake ini!"
Ujar Afan menyodorkan kain yang di potong dengan sengaja dan berbentuk persegi empat.

"kok aku disuruh pake beginian?"

"Untuk nutup mata kamu,karena kejutan yang akan aku kasih ada diatas puncak."

Afan memakaikannya ke kepala Cantika untuk menutupi mata gadis itu, setelah itu Afan menuntunnya jalan menaiki puncak.

Sesampainya di puncak Afan membuka penutup wajah Cantika."sekarang kamu buka mata kamu!"

Cantika membuka matanya secara perlahan, melihat ke sekeliling,dia diatas puncak dengan pemandangan yang begitu indah.di depan nya tertera kue diatas meja kecil,dengan hiasan bunga-bunga dan diatas kue tertera nama Afan dan Cantika dengan tulisan Happy anniversary yang ke 1 bulan.Cantika baru ingat kalau hari ini tepat hari jadian mereka yang ke 1 bulan.tak terasa sudah satu bulan mereka menjalani hubungan sebagai status sepasang kekasih.

Cantika tersenyum terharu dengan kelakuan Afan yang ingat hari aniversarynya,bahkan Cantika hampir saja lupa."Ya ampun fan,aku baru ingat kalau sekarang adalah hari aniversary kita ke 1 Bulan."

"Untung aja aku ingatin dengan ngasih surprise ini sama kamu."

"OMG makasih Apan."ucap cantika yang mulai alai lalu memeluk Afan.

"Sama-sama sayang."Afan membalas pelukan Cantika.

"Yaudah sekarang kita tiup lilinnya."ajak Afan merangkul Cantika untuk sama-sama meniup lilin.

Setelah mereka sama-sama meniup lilin,Cantika memotong kue pertama dan disupin ke Afan, selanjutnya Afan melakukan hal yang sama,memotong kue dan menyuapi  Cantika,mereka saling suap-suapan.

Setelah itu Afan mengajak Cantika fotbar,dan mengaplod ke status mereka.momen ini harus mereka abadikan.

Afan menggenggam tangan Cantika begitu erat.lalu mencium punggung tangan Cantika."Makasih ya can udah mau jadi pacar aku,kamu mau menerima segala ke kurangan aku,menerima aku apa adanya,dan mau bertahan sampai sekarang."

CANFANTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang