22 🔞

1.8K 97 20
                                        

Seokjin terkekeh sejenak, "Tentu tidak sayang, bibir dia tidak se-manis milikmu, dan bibir dia tidak se-candu milikmu. Masalah handal atau tidaknya aku tidak tahu, tapi yang pasti bibirmu ini adalah bibir yang paling nikmat yang pernah aku rasakan." Ucapnya, ibu jarinya mengusap perlahan bibirku.

Setelah itu hening, aku bingung harus berbicara apa lagi, aku hanya menatap wajah Seokjin. Dia juga balik menatapku, ibu jarinya masih bermain di bibirku.

Perlahan Seokjin mendekatkan wajahnya pada wajahku, saat bibir kita hampir saling bersentuhan dia berhenti.

"Boleh?" Tanya dia, aku paham dia sedang minta izin padaku, aku pun menganggukkan kepalaku, tepat setelah itu bibir kita pun saling menempel satu sama lain.


*****


Warning 🔞!

Seokjin mulai melumat bibir Jungkook, perlahan ia juga merubah posisi mereka. Ia mendorong tubuh Jungkook dengan perlahan hingga Jungkook terbaring di sofa sedangkan ia menindihnya.

Semakin lama ciuman mereka semakin dalam, semakin intens, semakin panas dan penuh gairah. Tak dapat di pungkiri keduanya sama sama merindukan ini, sama sama saling merindukan sentuhan satu sama lain.

Tangan Seokjin tak tinggal diam, mulai bergerak menelusup masuk ke dalam kaos yang di kenakan Jungkook, kemudian tangan itu bergerak membelai tubuh Jungkook mulai dari perut bagian bawah hingga berakhir pada dadanya, lalu turun lagi dan setelah itu naik lagi, ia melakukannya secara berulang.

Jungkook mulai terangsang, sentuhan lembut Seokjin selalu bisa meningkatkan gairahnya, miliknya di bawah sana pun mulai mengeras, "Nghhh..." Lenguhnya dalam ciumannya.

Seokjin menghentikan kegiatannya, ia menatap Jungkook yang balik menatapnya dengan tatapan sayu, "Aku sangat merindukanmu sayang, boleh?" Tanyanya dengan nada berbisik.

Dengan cepat Jungkook menganggukkan kepalanya, "Lakukanlah, aku pun sama sangat merindukanmu." Jawabnya.

"Tapi...kita tidak ada hubungan apapun." Balas Seokjin.

Jungkook mendecak sebal, "Ck, lakukan saja."

"Tidak mau, aku-hmpp."

Jungkook menarik tengkuk Seokjin dan menciumnya, "Kamu jadi banyak bicara." Ucapnya saat menghentikan sejenak ciumannya, setelah itu ia kembali menciumnya.

Perlahan Jungkook merubah posisi mereka menjadi Seokjin yang berbaring dan ia mengukungnya. Tangan Jungkook mulai melepas satu persatu kancing kemeja yang di kenakan Seokjin, setelah terlepas semua ia menurunkan ciumannya pada leher Seokjin, mengecup, menjilat, serta menghisapnya dengan kuat hingga meninggalkan bekas yang jelas disana.

Setelah itu, Jungkook menghentikan kegiatannya, ia melepas semua pakaian yang di kenakannya terlebih dahulu, setelah itu ia pun melepas semua pakaian yang di kenakan oleh Seokjin hingga kini mereka berdua telah telanjang.

Jungkook mendudukkan dirinya tepat di atas milik Seokjin yang sudah terbangun dengan sempurna, kemudian ia menggerakkan pinggulnya maju mundur, menggesekkan bokongnya pada milik Seokjin.

"Mmhhh....nghhh...."

"Ahh sayang tolong jangan main main- ahh seperti ini."

Jungkook menghentikan kegiatannya, ia memundurkan tubuhnya, kemudian ia mendekatkan wajahnya pada milik Seokjin dan detik berikutnya milik Seokjin telah sepenuhnya berada dalam mulutnya. Ia pun mulai menyesap milik Seokjin dengan kuat.

"Ahh sayanghh..."

Jungkook fokus pada kegiatannya, ia melahap milik Seokjin dengan rakus, seperti orang yang sedang memakan lolipop.

Love In Silence [JinKook]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang