Chapter 13 😜😜

79.3K 3.7K 196
                                        

Bocil DILARANG baca.
Paham!!!! 🔪😳








Jlepp

"MmmMmPphhhHh SAKIT PAK....LEPASIN!!!! Maza melepas ciumannya kemudian teriak karena rasa sakit dibawah sana sungguh luar biasa.

"Za.....dengerin aku. Kalau aku lepas, nanti tambah sakit hm"

"KENAPA BAPAK MASUKIN!   HhhhMmPp"

Agam yang tak ingin mendengar teriakan kesakitan itu, ia memilih membungkam bibir Maza dengan mulutnya dan perlahan bergerak agar lubang Maza rileks kembali.

Namun Maza terus memberontak dan ingin mendorong tubuh Agam dari atas tubuhnya.

Agam yang sigap langsung memegangi kedua tangan Maza dan terus bergerak keluar masuk.....

"Sakithhh....." rintih Maza kemudian Agam sedikit  mempercepat gerakannya dan.....

"Anghh" satu desahan nikmat keluar dari mulut manis Maza dan matanya membulat lucu.

Sesuatu didalamnya tersentuh lagi dan itu sungguh nikmat. Rasa perihnya perlahan memudar dan berganti rasa nikmat yang tak bisa Maza jelaskan.

"AaAahhHhh.....Enghh enghh sssshhhh aaaahhhhh" Maza terus mendesah dan ada lagi perlawanan yang perlu Agam khawatirkan.

Melihat Maza terus mendesah, Agam semakin berani mempercepat gerakannya dan terus menghantam lubang itu dengan miliknya yang berukuran sangat besar itu.

Agam tak ingin buru buru dan akan memberi kesan yang akan cukup membuat Maza ketagihan setelah ini.

"Anghh, pakh....lebih cepath....." pinta Maza dengan sensual.

Agammencoba menahan dirinya namun Maza adalah godaan terberat untuknya.

Ia langsung menekuk lutut Maza dan membuka lebar selangkangan Maza dan ya.....

Agam langsung memborbardir lubang Maza dengan begitu kuat dan cepat.

"AKHH" desah Agam dengan deep voicenya. Miliknya benar benar dihisap kuat oleh lubang anal Maza. Tidak penah ia menemui lubang sepanas ini.

Mendengar itu Maza merinding namun ia suka.

Lubang Maza benar benar sempit juga menggiggit milik Agam. Pria dewasa itu sampai dapat merasakan pijatan lembutnya.

Agamyang tidak ingin keluar dengan cepat, kemudian ia mengangkat tubuh Maza dengan mudah dan membuatnya menungging.

Disaat berganti posisi Maza baru benar benar menyadari kalau keperawanan dirinya telah direngut Agam.

Bless

"Emmhh, emmhh" Maza menahan desahannya, bisa dibilang rasanya sungguh nikmat saat benda besar itu masuk kedalam analnya yang kini sudah tau letak nikmatnya, namun ia masih gengsi jika terus mendesah keenakan.

"Enghh....." Maza menggigit bibir bawahnya sampai Agam terpaksa menghentak lebih keras lagi agar mulut Maza terbuka dan.....

"Aahh.....pakh  enghh terlalu akhhh dalam"

"Aaaa aa aa aa aaHh" desah Maza tanpa henti, rasanya sungguh nikmat saat milik Agam terus menghantambtituk manisnya. Persetan dengan gengsinya, ia ingin lebih.....

'Gila ini sungguh gila' batin Agam. Maza benar benar diluar ekspetasinya.... lubang analnya sangat sempit dan selalu menghisap kuat miliknya.

Agam terus menghujam lubang itu, tak bisa membiarkan punggung putih Maza polos begitu saja, ia langsung menghisap dan meninggalkan banyak jejak disana tanpa menghentikan pergerakannya dibawah sana.

Agam Semesta (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang