Hujan turun seakan mendukung suasa berkabung seorang pria yang sedang menangis disebuah pemakaman yang tampak mulai kering itu.
Pria itu terisak sambil memeluk gundukan tanah orang orang yang dicintainya.
"Tuan" panggil seseorang dengan memberikan payung hitam ditangannya.
Agam mengambil payung itu.
"Maza....."
"Pembunuh. KAU PENBUNUH SEMUA KELUARGAKU!" bentak Maza pada pria disampingnya.
Setelah kecelakaan itu. Maza teringat semuanya. Maza, Neza dan Geza mereka kembar tiga dengan wajah identik.
Geza adalah kakak tertua mereka. Dia sangat menyayangi adik adiknya dan selalu menjadi garda terdepan bagi meteka.
Beberapa tahun yang lalu.
Malam dimana mereka merayakan kelulusan SMA, ketiganya pergi keclub untuk pertama kalinya dan bersenang senang.
Lalu sebuah ide muncul diotak Neza. Gadis itu menyuruh kakaknya Geza berdandan menyerupai perempuan karna Geza yang mendapat juara paling bawah diantara mereka.
Geza menyetujui pemintaan adiknya itu. Namun saat mereka bersenang senang, seseorang mentraktir mereka minuman dimana dengan polosnya mereka menerima traktiran itu.
Kadar alkohol 35% itu membuat Maza juga Neza langsung tak sadarkan diri. Berbeda dengan Geza yang malah melakukan hal aneh, yaitu menghampiri Agam juga Jevan dan beberapa temannya tak jaub dari kursinya.
Geza yang memiliki tubuh kecil tak ada yang mengira dia adalah seorang pria.
Agam langsung terpikat dengan Geza dan membawanya kesebuah hotel mewah.
Geza tak sadar sudah melakukan itu dengan Agam, ia hanya merasa terangsang dalam kondisi mabuk.
Namun paginya. Geza tersadar dan mencari kartu nama Agam lalu dengan tertatih ia keluar karna itu adalah pengalaman pertamanya.
Maza juga Neza binggung mencari kakaknya yang menghilang.
Namun tak lama mereka bertemu dengan Geza yang tiba tiba menangis lalu menceritakan apa yang terjadi.
Geza yang notabene stright merasa depresi ditambah mimpi burukpun terjadi. Geza hamil. Maza dan Geza selalu menemani dan menjaga kakaknya itu.
Namun lama lama kedua orang tuanya tau dan memutuskan semua anaknya cuti kuliah selama satu semester karna perut Geza mulai membesar.
Lambat laun Geza juga mulai menerima kondisinya, terkadang Maza mengabadikan moment itu karna setelah melahirkan. Geza akan kuliah diluar negri dan itu keputusan orang tuanya. Sedangkan Maza dan Neza tetap kuliah didalam negri.
(Jadi yang dulu flashback Neza itu yang memotret si Maza, dan itulah kenapa ada foto keduanya yang dikira Neza itu adalah Maza)
Setelah melahirkan Geza tak terima bayinya diserahkan pada keluarga Agam. Ia memberontak karna ikatan batin seorang ibu. Namun masa depan Geza masih panjang.
Maza juga Neza yang waktu itu tak tega melihat kesedihan Geza. Keduanya membantu Geza kabur karna besoknya akan dipaksa ke Australia.
Namun diperjalanan tak mereka duga, mobil yang ditumpanginya mogok dan mereka terpaksa jalan kaki malam malam. Kealamat rumah Agam. Mereka bercanda dan berlarian dijalan yang sepi itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Agam Semesta (End)
Teen FictionAgam Adskhan Semesta. pria lajang berdarah Turki-Indonesia berumur 30 tahun, dikagetkan dengan kemunculan bayi imut berjenis kelamin laki laki diantar seseorang wanita paruh baya kerumahnya. Setelah tes DNA anak tersebut memanglah putra kandungnya. ...
