Episode 4

641 34 0
                                    

#Nickolas

Saat petang Renz pulang ke kondominiumnya.

"Widih ... kakak pertama emang the best" Ucap Dion ketika Renz baru masuk membawakan beberapa bungkus fastfood.

Renz, Dion dan Samuel adalah teman Nickolas yang bukan didunia sekolahan. Nickolas banyak menghabiskan waktunya lebih banyak bersama kelompok ini.

Saat sedang bersama-sama, mereka sering mengumpamakan pertemanan merek seperti persaudaraan di film Fantasi cina. Yaitu seperti sebutan kakak seperguruan pertama, kakak kedua atau adik ke satu. Pokoknya gakjelaslah mereka.

"Mana Samuel?" Tanya Renz pada Dion yang langsung sibuk membongkah-bongkah makanan, sedangkan Nickolas sendiri duduk di karpet lantai depan monitor.

Tok! Tok! Tok!

"Haloo"

"Panjang umur ni bocah" Renz membukakan pintu, Samuel lah yang datang.

"Berarti lagi pada ngomongin gua dibelakang ye?" Canda Samuel sembari melangkah masuk nyamperin Dion.

"Nick, ayok makan" Panggil Renz duduk bergabung dengan Dion dan Samuel menata-nata makanan di piring.

"Ntar, ntar, nanggung" Nickolas fokus dengan Gamenya.

"Ayok makan bareng wei lebih enak kalo makan bareng-bareng" - Renz.

"Kalian duluan aja" Nickolas tetap fokus bermain Game sampai mereka bertiga selesai makan barulah Nickolas selesai juga main gamenya.

"Lah, kok gua di tinggal?" Nickolas ngeliatin piring bekas mereka makan.

"Aux akh" Mereka bertiga berpencar, Renz keluar balkon--smoking, Dion dan Samuel sibuk menata piring kotor ke pencucian piring.

"Dasar kelean orang pada gak setia kawan" Omel Nickolas sambil makan.

"Lah elu-nya aja yang ngeyel kayak rajanya israel daritadi diajak makan bareng-bareng malah maen game mulu" - Dion.

"Aux ah," - Nickolas.

Selesai makan, Nickolas nyamperin Renz ke balkon, duduk smoking sambil minum kopi dingin kalengan.

"Ada apa Renz siang tadi lo nyuruh Dion nelpon gua sampek bikin gua bolos sekolah lagi" Tanya Nickolas.

"Gua kagak ada nyuruh apa-apa tuh" - Renz.

"Lah, Dion nge-prank gua dong?" Nickolas lalu nyamperin Dion didalam ruang kamar dan langsung nge-spank Dion di atas kasur.

"Bangke lo Yon!"

"Awh, awh, sakit wei! maap Nick maap hehe" Dion menjelaskan kalau siang tadi sengaja ngeprank Nickolas untuk menemaninya bermain game.

"Parah lo," - Nickolas.

"Hehe maap,"

Nickolas balik ke luar balkon-duduk disebelah Renz lagi, Dion dan Samuel ikutan keluar ke Balkon sana.

Dion dan Samuel saling kode mata dengan Renz seakan hendak merencanakan sesuatu, Nickolas sambil smoking menyadari gelagat aneh mereka tetapi sebodo amat.

"Sekarang aja ya Renz," kata Dion.

"Ya terserah kalian lah" - Renz.

"Wah wah ada apa nih? mencurigakan" Nickolas tadinya sebodo amat jadi kepo.

"Ini Nick, gua gak mau menutupi apapun dari kita berempat, terserah lo misal lo bakalan merasa gimana-gimana ke kita setelah tau semua ini." - Dion sambil berpegangan tangan dengan Samuel.

"Wait, wait, ada apaan sik" Nickolas gak paham sambil melihat tangan mereka yang saling bergandengan.

"Sebenarnya ... Gua sama Samuel pacaran" - Dion.

NickolasTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang