Seharusnya di dalam pernikahan yang membimbing adalah suami, namun jika suami saja tak tau bagaimana membimbing istrinya bagaimana rumah tangga mereka kedepannya?
Ghazi Elzio adibrata. lelaki dingin nan kejam harus menuruti permintaan konyol orang t...
“Queen Lo dimana?Gue hancur saat Lo gak ada Queen,gak ada lagi rumah buat gue curhat selain lo”—Aldrich
• • • • •
******
Flashback
Tiga tahun lalu
Arena balapan saat itu di penuhi dengan penonton dan juga sorakan orang orang di sirkuit pada malam itu
"QUEEN SEMANGAT!!" teriak salah satu lelaki berjaket hitam, jaket nya melambangkan gambar serigala putih dan tertulis kata pribaswara di sana.
Queen pribaswara–izah. tersenyum miring di balik helm Full face nya. tangan nya dengan lihai memainkan gas motor ninja ZX10R nya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
'Brum..Brum..
"Ready?...Go!!" Bendera di lempar ke atas menandakan bahwa balapan sudah di mulai.
'Brumm
Izah dengan lihai meliuk liukkan motor gede nya di tengah jalan yang sepi itu.
Di belakang nya ada sosok lelaki yang terus terusan ingin mengalahkan Izah
"Pokoknya gue harus menang!" batin Izah menambah kecepatan motor nya.
Izah memimpin di depan. lelaki lawan balap nya sudah tertinggal jauh di belakang, tak ada yang bisa menandingi raja balapan itu.
Semua yang berada di sana mengakui kegesitan Izah dalam mengendarai motor nya, bahkan tak segan segan Izah mengalahkan semua ketua geng motor di kota itu.
Di depan sudah terlihat garis finish, dan ya.. tuhan berpihak pada Izah lagi kali ini,Izah berhasil memenangkan balapan liar di malam itu
"Huu..Queen keren!" sorakan mulai terdengar apalagi saat melihat Izah membuka helm Full face nya
Berdamage sekali!
"Gila!! Pesona nya gak ada obat," batin salah satu pria di sana
Para anggota nya mulai mengerubungi Izah, mereka semua kompak mengucapkan selamat kepada Queen nya.
Izah tersenyum miring lalu menatap salah satu pria di sana
"Woi!! Aldrich, ngapa Lo bengong?" kekeh nya.
Aldrich tersadar dari lamunannya yang terus mengagumi ratu di pribaswara.
Aldrich mengulurkan tangan nya, yang langsung di terima oleh Izah