⚠️ Hati-hati typo bertebaran.
Happy reading ~
‼️Sebelum baca, harap vote terlebih dahulu.‼️
***
Hari ini sepertinya hari sialnya, Ara terlambat bangun! dirinya harus berlari menuju ke sekolahnya karena mobilnya tiba-tiba mogok di jalan. Sebenarnya ia bisa memesan taxi online, tapi karena panik dia memilih untuk berlari.
Ara terengah-engah setelah berlari sekitar 700m. Gerbangnya sudah tertutup rapat, ada ketua dan Wakil OSIS di sana.
"Yang benar saja!"
Baru ingin berbalik, tas di punggungnya di tarik ke belakang. Ara menoleh, mendapati Lex sang ketua OSIS tengah menatapnya tajam.
"Kenapa telat?" Suara berat itu mengalun, membuat bulu kuduk Ara berdiri.
"Mobil mogok dan..."
"Dan? Dan apa?"
Ara cengengesan "Telat bangun hehe."
Lex menggeleng kecil, menarik tas Ara melewati gerbang. Pemuda dengan seragam beratribut lengkap itu menoleh pada Hyunsik, wakil ketua OSIS.
"Tulis, Hyun." Perintahnya, dan Hyunsik dengan patuh menuruti.
Hyunsik melirik Ara sejenak, lalu menghela nafasnya. "Lo itu sebentar lagi mau lulu. dan juga Lo ini anggota OSIS atau bukan sih?"
Ara merapikan rambutnya, mantap Lex dan Hyunsik dengan senyum bersalahnya.
"Sana masuk ke kelas, kali ini Lo lolos dari hukuman." Ucap Lex.
Ara langsung tersenyum lebar ke arah Lex dan Hyunsik.
"Serius!? Makasih! Lo berdua emang paling baik!" Ucap Ara yang langsung berlari menuju ke kelasnya.
Setibanya Ara di kelas, Ara langsung di sambut oleh pemandangan yang bikin mata sakit. Beberapa temannya tengah berpacaran di dalam kelas, bukankah ini sudah masuk? Tapi kenapa para murid masih berlalu lalang di lobi bahkan masih ada yang di kantin.
"Nggak ada guru?" Tanya Ara kepada Agnes yang tengah berbicara dengan teman sekelas mereka.
"Nggak, kan kemarin kita baru selesai ujian, maka dari itu kita jamkos." Jawab Agnes.
Setelah mendengar jawaban dari Agnes, Ara langsung berjalan menuju tempat duduknya.
"Telat lagi?" Tanya Sing yang di angguki oleh Ara.
"Kenapa?" Tanya Sing lagi.
"Telat bangun dan mobilnya mogok." Jawab Ara yang di angguki Sing.
Setelah itu tidak ada percakapan lagi antara mereka berdua. Ara dan Sing memang masih canggung satu sama lain.
"Cher." Panggil Ara ke Cheryl yang kini tengah memakan ice cream dengan Gyumin.
"Apa?"
"Vio, Dian, Davin, Helen dan Zayyan mana?" Tanya Ara.
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta Tak Bisa Di Tebak
Teen FictionCerita ini sangat-sangat tidak nyambung. Jadi maklum saja jika alur nya kemana-mana :) Terkadang cinta itu datang secara tiba-tiba tanpa ada yang memanggilnya,dan juga Terkadang hubungan persahabatan antara cewek dan cowok berubah menjadi Cinta,iya...
