13

361 11 0
                                        

Selamat membaca

"coba liat petanya" suruh kiya kepada varo dan gilang.

"kayanya kita salah jalan deh yaudah balik lagi aja" ucap gilang memimpin dengan varo.

"ehh... Kalian denger ga sih suara tadi kaya deket banget gitu merinding gue" tanya cika kepada teman temannya.

"iya kaya ada di belakang kita ga sih" tambah dewi menggengam tangan cika erat "liat aja kebelakang" bersamaan dengan itu mereka semua berbalik ke belakang dan benar saja.

"aaahhhh..... Kabur" teriak mereka serentak dan berlari tak tentu arah dengan  hewan yang senantiasa mengejar di belakang menjadikan mereka berpencar dan tidak bersama kembali sedangkan hewan tersebut malah mengejar kiya berhenti di tepi jurang.

"si---sri ud-ah ya gue cap-e lari dari t-adi" ucapnya ngosngosan dari tadi tidak berhenti berhenti di kejar dan ketika serigala itu akan menerkamnya dengan sigap kiya berlari ke samping al hasil srigala tersebut jatuh ke dalam jurang dan dia bisa selamat namun dia tidak tau jalan pulang ke tendanya.

*****

"tolong...... Tolong..... " teriak mereka yang sudah kembali dengan keringat yang becucuran seperti telah dikejar setan.

"kenapa kalian lari larian gitu" tanya pa eko yang kaget melihat anak muridnya ketakutan.

"itu pa anu i-tu" gugup cika "iya apa" tanya pa eko sekali lagi "itu pa kita di kejar sisri" jawab gilang sambil menetralkan napasnya.

"maksudnya serigala pa" koreksi varo.

Membuat para murid viktoria meng hah berjamaah dan geng hilda sudah ketakutan jika semisal dalang dibalik ke nyasaran kelompok terakhir adalah ulahnya dan gengnya "ko bisa kalian ga kesasar kan?" tanya bu puji "nah itu masalahnya bu kita emang kesasar" balas gilang menjawab bertanyaan bu puji.

"kiya mana?" tanya alaska didepan muka varo yang di sadari mereka semua "oh iya si kiya kemana, atau dia masih dikejar sama serigala" ujar dewi khawatir.

"lo gimana sih bukannya jagain dia malah kabur sendiri banci, sekarang kiya ilang dan dikejar serigala lo mau tanggung jawab hah" memukul wajah varo keras.

"sok sokan deketin dia ngejaga dia aja lo ga becus, mulai sekarang jangan pernah lo deketin dia lagi" ucap alaska memukuli varo membabibuta tanpa mempedulikan tatapan orang lain yang tercengang melihat alaska yang sebelumnya tidak pernah peduli dengan siapapun tapi sekarang.

"sudah, sudah hentikan mending kalian tidur, bapa dan ibu akan menelpon bantuan untuk mencari azkiya" ucap eko kepada mutid muridnya lagipula sekarang sudah tengah malam dan pasti sulit mencari kiya.

"alaska kamu mau kemana?" tanya eko melihat alaska yang pergi ke arah berlawanan dengan tendanya.

"saya mau cari kiya" dan pergi meninggal kan eko begitu saja tanpa menghiraukan teriakan yang menyuruhnya untuk kembali.

"gue mau minum haus" lirihnya berjalan tak tentu arah seketika tersandung akar dan keningnya membentur dahan pohon sangat keras membuatnya berdarah dia pun memutuskan berhenti dan menyenderkan punggungnya di pohon karena sudah kehabisan energi ketika berlari dan tidak kuat lagi untuk berjalan dia hanya ingin minum untuk saat ini.

Tak terasa pagi pun sudah tiba namun tidak ada seorang pun yang mencarinya Sampai ada yang menepuk pundaknya ketika dia menelungkupkan wajahnya dengan lutut yang tertekuk "lo gapapa kan?" tanya orang yang tadi menepuk pundaknya dan suaranya pun sangat familiar akhirnya dia mendongkkan kepalanya ke atas dan benar saja orang itu adalah alaska.

"gue mau minum aka" memeluk laska dengan sangat erat bukannya mengadu takut habis dikejar serigala ini malah mengadu ingin minum emang agak laen.

Melerai pelukannya alaska pun mengangkat tangannya untuk mengelap air mata yang mengalir di pipi kiya "jangan nangis" langsung berbalik dan menggendong kiya menuju tempat kemping sebelumnya memang alaska menyuruh para anggotanya untuk mencari dimana keberadaan kiya jadi tidak butuh banyak waktu untuk mengetahui keberadaannya.

Setelah sampai di tempat kemping alaska pun meminta izin untuk pulang duluan membawa kiya dan di izinkan oleh pa eko dan bu puji tanpa banyak bertanya soal barang barang kiya sudah dibantu dibereskan oleh sakira.

mmmpphh.... Lenguhnya Menggeliat saat membuka mata setelah tidur entah berapa lama "minum" satu kata yang terucap saat terbangun dan segera disodorkan oleh alaska, mereka memang masih di dalam mobil dan belum sampai ke rumah.

"makasih" menerimanya dan meneguk air tersebut sampai tandas "kenapa jidat lo" tanya alaska "oh ini, semalem kesandung akar terus kejedot pohon ga papa sih biasa aja" jawabnya santai.

"terus tau ga sih...." ucap kiya menceritakan semuanya kepada alaska hingga serigala itu jatuh ke jurang "seru tau di kejar serigala, tapi cape juga larinya engap dada gue" menceritakannya dengan sangat bahagia.

"lo seneng gue yang khawatir" ucap alaska malas "maaf" menundukan wajahnya lesu.

Dorr....

Peluru tersebut mengenai ban mobil yang ditumpangi alaska "ban mobil kita terkena peluru tuan" ucap pengendara mobil yang merupakan bawahannya.

Alaska dengan santainya mengintrupsi agar mobil tersebut di tabrakkan saja ke pohon dengan kiya yang sudah memeluk alaska erat takut mobil tersebut menabrak orang lain.

orang yang menembak mobilnya pun hilang seketika dan untungnya mereka bertiga masih bisa selamat alaska langsung mengambil ponsel dan menyuruh orang untuk membawakan mobil kembali agar mereka bisa pulang dan menyuruh untuk menyelidiki siapa dalang di balik semua ini.

*****

Gimana nih sama part ini?🤗

Jangan lupa vote sebanyak banyaknya 😍😍

Spam next sebanyak mungkin 😊

Folow ig:
@23azkiyaraquela

TRANSMIGRASI AZKIYA RAQUELACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang