#GS!!!
From:
"Gue benci banget sama lo, nggak puas bikin gue menderita karna terpaksa nikah sama lo? Sekarang lo mau ngancurin rencana hidup gue yang mana lagi mark..."
-Haechan (18)
To:
"Maaf udah bikin lo kecewa ya mark, gue nggak bisa jadi istri...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
💐 Didalam mobil perjalanan pulang..
"Yang, nanti gue turun didepan aja ya. Mau kerumah orang tuanya mark"
"Terus lo jalan kedalemnya? Gue anter sampe depan rumah aja"
Haechan menoel sedikit lengan yangyang dan memberi isyarat untuk menengok kebelakang, "lo nggak liat nana tidur, kasian gue kayaknya dia kecapean pikirannya juga pasti kacau. Gue takut bayi nya kenapa-kenapa apa lagi masih muda banget usia kandungannya, bukannya rantan keguguran ya?"
"Tapi masa gue tega nurunin sahabat gue di pinggir jalan, mana ke dalemnya jauh"
Setelah mengatakan itu yangyang diam seketika, dalam hatinya terus membodoh-mbodohi dirinya. Kenapa bisa ia malah mengatakan hal ini kenapa haechan.
"Kok lo tau rumah orang tuanya mark jauh dari jalan depan?"
"Em.. Gue.. Feeling aja"
"Gue nggak suka dibohongin, biarin gue tau sendiri atau lo mau cerita aja?"
"Sorry nih chan, bukannya gue mau nutupin ini dari lo. Tapi gue takut kalau ngomong hal ini ke lo"
"Ngomong aja"
"Lo udah tau kan kalau renjun itu mantannya mark, suami lo itu. Nah renjun itu anak dari adik papahnya kun, cowo gue. Karna kita seumuran jadi renjun ini sering main sama gue, bahkan gue sering nemenin renjun main kerumah mark dulu. Tapi kakeknya mark nggak setuju kalau mark pacaran sama renjun, karna faktanya renjun hanya anak angkat adik papanya kun. Renjun anak adopsi, dulu mark sering nemenin renjun nyari orang tuanya. Dulu orang tua renjun ninggalin topi yang dipakai renjun dari bayi dengan tulisan 'Anak ayah Y & bunda W'. Sampai akhirnya mark mempekerjakan renjun di perusahaannya biar bisa tetep mantau renjun tanpa jadi pacarnya lagi karna nggak dibolehin sama keluarga mark"
"Terus sekarang renjun masih kerja di perusahaan mark?"
"Masih, dia tinggal sendiri di apartemen. Setelah dia tau bahwa dia anak angkat, renjun putusin buat hidup sendiri dan masih nyari orang tuanya. Oiya chan, gue mau nanya deh. Lo kemarin sakit?"
"Enggak, kenapa lo nanya gitu?"
"Kemarin gue ketemu mark di apotek, dia beli obat sakit kepala gitu sama obat lambung. Gue kira buat lo"
"Gue nggak sakit kok, udah disini aja yang. Gue turun sendiri aja"
Haechan berusaha menghentikan yangyang yang terus saja melajukan mobilnya
"Lo sahabat gue, gue nggak mau lo kenapa-kenapa"
"Thank u, tapi tenang aja gue nggak bakal kenapa-kenapa"
Yangyang tetap menolak menuruti permintaan haechan untuk berhenti di pinggir jalan itu.
Setelah pembicaraan tadi haechan sedikit berubah dari sebelumnya, sekarang haechan hanya menunduk dan jarinya memainkan tali tas nya itu.