duapuluhdua

1.5K 75 0
                                        

Dua bulan berlalu kini haechan sudah menjalani aktifitas seperti biasanya namun kali ini sedikit berbeda, yang dulunya bisa ambil job sampai malam sekarang ia membatasi jam tiga sore sudah harus selesai.

Semenjak jisung lahir, haechan sering melakukan video call dengan jaemin karena ingin melihat jisung yang lucu itu. Bahkan haechan sering bolak-balik pergi kerumah jaemin yang tidak jauh dari rumahnya.

Seperti sore ini, setelah haechan menyelesaikan pekerjaannya ia langsung menghubungi jaemin karena ingin kerumahnya setelah ini. Tentu saja jaemin memperbolehkan dengan senang hati.

Jaemin sering menyemangati haechan dan mendukung supaya haechan bisa punya anak lagi, jaemin tau haechan sering mendatangi jisung untuk menghibur dirinya yang beberapa bulan lalu kehilangan anaknya.

Jaemin sering menyemangati haechan dan mendukung supaya haechan bisa punya anak lagi, jaemin tau haechan sering mendatangi jisung untuk menghibur dirinya yang beberapa bulan lalu kehilangan anaknya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Kak, mau langsung pulang nggak?"

"Kalau aku Iya, atau kamu mau kemana dulu?"

"Aku mau ke rumah jaemin sih kak"

"Yaudah ayo aku anter"

"Nggak papa nih? Nggak enak kak kan ngga searah"

"Ah kamu, aku kerja sama kamu dari kamu bocil ya. Juga harusnya aku yang nggak enak, mark bayar aku kebanyakan chan. Dari kamu dulu aja udah termasuk banyak, eh ini mark malah nambah banyak"

"Hehehe, boleh deh kak kalau nggak ngerepotin"

Haechan diantar jungwoo menuju rumag jaemin, ditengah perjalanan haechan melihat toko mainan anak. Ia meminta berhenti sebentar untuk membelikan jisung beberapa mainan.

Setelah kurang lebih 20 menit haechan kembali ke dalam mobil membawa dua paperbag berisikan mainan untuk jisung. Bagi haechan, jisung sudah seperti anaknya sendiri.

Haechan mengetuk pintu rumah jaemin cukup lama, "gila ni ibu-ibu satu kemana"

Haechan menggerutu sebab jaemin terlalu lama membukakan pintunya.

Setelah menunggu cukup lama jaemin membuka pintunya dengan ekspresi khas cengar cengirnya itu.

"Lama banget, lo ngapain aja?"

"Haha maaf, tadi nggak denger lagi di belakang. Ayo masuk"

Haechan masuk kedalam rumah jaemin, meski rumahnya tidak terlalu besar namun rumah jaemin sangatlah rapih dan bersih.

"Anak gue mana?"

"Tidur, bawa apaan lo banyak bener"

Haechan memberikan paperbag itu kepada jaemin, "mainan buat anak gue lah"

"Widihh makasih loh tau aja jisung belum punya mainan, kadang gue kasih botol skincare nya dia buat mainan"

 A Greater Love || MARKHYUCK (SELESAI)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang