"Haechan", panggil mark dengan nada yang sangat lembut. Sejujurnya perasaan mark saat ini sulit untuk diungkapkan, dia memikirkan tespeck yang ditemukan didalam tas haechan oleh ibunya.
"Apa?"
"Kamu beneran ... Hamil?"
"Nggak lah, hamil sama siapa gue?!"
"Terus tespeck tadi?"
"Ck, itu punya jaemin. Jaemin hamil tapi nggak tau sama siapa, dia nggak sadar waktu itu bangun-bangun udah di hotel aja"
"Kok bisa?"
"Ya mana gue tau, eh mark lo kan punya banyak kenalan nih ya.. Bantuin jaemin buat nyari orang yang udah hamilin dia dong"
"kenapa nggak cek cctv hotelnya aja?"
"Oh lo nggak mau bantuin?!"
"Iya, nanti saya hubungin kenalan saya ya"
"Kok nanti sih? Sekarang"
"Iya haechan.. Kamu gimana? Udah mendingan belum"
"Udah, paling gue masuk angin karna tidur diluar", beberapa detik kemudian haechan tersadar. "Oh iya, gue lagi marah sama lo soal renjun"
"Saya jelasin semua tapi saya minta tolong kamu dengerin ya"
"Nggak! Lo itu jahat karna selingkuh. Pokoknya gue mau cerai"
"Haechan tolong dengerin saya dulu ya"
"Tapi lo udah selingkuh mark, gue udah baca chat lo sama renjun. Apa yang harus gue dengerin lagi? Kebohongan lo?!", haechan menatap tajam kearah mark matanya perlahan mulai berkaca-kaca membendung air matanya sebelum terjatuh itu.
Mark memeluk pinggang ramping haechan, "saya sama renjun sudah memutuskan untuk menjadi sahabat saja meski kita dulu punya hubungan. Minggu lalu adik sepupu lucas dari china namanya guanlin datang ke kantor mau ngejalin kerjasama , dan dia to the point kalau dia suka sama renjun. Dia minta tolong saya buat ngedeketin dia sama renjun, obat itu yang ngebeliin guanlin kok bukan saya"
"Tapi tetep aja lo ketemu renjun kan? Harusnya kalau pulang dari kerjaan orang yang pertama kali ditemuin itu istri, istri lo kan gue mark bukan renjun"
Mark tersenyum, "maaf ya istri.. Mulai besok, kamu orang pertama yang saya temui setelah saya pergi kemanapun. saya janji"
"Pecat dia aja"
"Dia tinggal sendirian haechan, kalau dia nggak kerja kehidupan dia gimana?"
"Lo masih aja ya perhatian sama mantan lo itu"
"Bukan perhatian dalam artian yang itu haechan..."
Haechan meraih kunci mobil milik mark dan pergi begitu saja, bahkan saat bertemu dengan mertuanya itu dia tetap saja jalan. Mark mengejar haechan namun kalah cepat, mobilnya sudah dibawa pergi oleh haechan.
"Dad, abang pinjem mobil daddy boleh?"
"Mobil kamu kenapa bang?"
"Dibawa haechan dad"
"Haechan kenapa itu? Kok tadi keluar dari kamar mukanya ditekuk gitu matanya juga berkaca-kaca, kamu ngapain mantu bubu abang?"
"Lagi ngambek bu, abang nggak tau kenapa"
"Ahh biasa itu ibu hamil emang moodnya naik turun, ini pakai mobil bubu aja. Kejar itu mantu bubu lagi ngandung cucu pertama bubu loh abang"
Tanpa berlama-lama mark meraih kunci mobil yang diberikan oleh sang ibu dan langsung saja mengejar haechan yang sudah jauh itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
A Greater Love || MARKHYUCK (SELESAI)
Teen Fiction#GS!!! From: "Gue benci banget sama lo, nggak puas bikin gue menderita karna terpaksa nikah sama lo? Sekarang lo mau ngancurin rencana hidup gue yang mana lagi mark..." -Haechan (18) To: "Maaf udah bikin lo kecewa ya mark, gue nggak bisa jadi istri...
