duapuluhenam

1.5K 59 0
                                        

"Iya juga ya jie mau kesini"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Iya juga ya jie mau kesini"

Haechan diam cukup lama meski diluar sana mark terus mengetuk pintu namun haechan hiraukan.

Haechan diam cukup lama meski diluar sana mark terus mengetuk pintu namun haechan hiraukan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"ABANG ABANG DENGER AKU NGGAK?", haechan teriak dari dalam kamar

"Iya aku denger, jangan teriak-teriak buka dulu kalau mau ngomong"

Haechan membuka pintu itu dan langsung tersenyum manis kearah mark, "jie nggak jadi kesini jadi aku ikut kamu ya!"

"Iya boleh, aku ganti baju dulu ya"

Mark masuk kedalam dan mengganti bajunya.

Mood haechan memang senaik turun itu,   baru saja beberapa menit yang lalu bilang nggak mau lihat mark tapi sekarang malah mau ikut pergi suaminya.

"Ayo cari bapak ciloknya"

Diperjalanan mencari bapak cilok mulut haechan terus saja mengunyah roti yang baru saja ia beli.

Mark merasa senang karena dikehamilan kedua haechan ini, haechan suka sekali makan tidak seperti kehamilan pertamanya yang bahkan hanya meminum air putih saja ingin memuntahkannya.

"Abang ini enak banget rotinya besok aku mau lagi ya abang", ucap haechan dengan terus memakan roti itu.

"Mau beli tokonya juga boleh"

"Beli aja biar aku tinggal ngambil"

"Iya, besok ya"

Tangan kiri mark mengulur sampai ke perut haechan, "anak daddy pinter ya nggak bikin mommy mual karena makanan"

"Abang, adek cewe atau cowo ya?"

"Feeling aku cewe"

"Kenapa?"

"Kamu setiap hari nyuruh aku pake baju warna pink, jadi nebak aja adek itu cewe"

 A Greater Love || MARKHYUCK (SELESAI)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang