Chenle tengah memakan telur dadar dan telur ditemani haechan diruang tv.
Mark baru saja bangun tidur dan mendekat kearah haechan, mencium pipi haechan lalu beralih menghampiri chenle.
Meraih garpu diatas piring itu dan memasukan sosis kedalam mulutnya.
"Ih daddy!!!"
Mark hanya tertawa, "morning cantiknya daddy yang nanti malem mau party". Lalu mark mengulangi lagi memakan sosis sampai habis.
"Mommy ini suaminya buang aja!!!", chenle mulai marah
"Abang udah lah kamu baru bangun juga, cuci muka dulu sana tuh muka kamu masih ada cap bantalnya"
Sebelum mark pergi ke kamarnya lagi ia ingin menjahili chenle sekali lagi, mark mencubit kedua pipi chenle lalu lari begitu saja.
"Daddy!!!! Mommy itu liat daddynya", chenle benar-benar kesal dengan mark.
"Sini mommy gorengin lagi sosisnya", haechan meraih piring ditangan chenle.
"Nggak mau, adek mau kerumah bunda aja. Daddy nyebelin"
Chenle pergi meninggalkan haechan yang hanya bisa bergeleng-geleng. Seperti inilah pemandangan haechan setiap hari, punya suami jail dan anak yang kesabarannya seperti tissue dibagi dua ketetesan air.
Mark turun dengan tangannya yang sibuk mengeringkan rambut, "adek mana yang?"
"Kabur dia kerumah jaemin, kamu sih jail banget deh heran"
Mark tertawa, "anak cuma satu kalo nggak dijailin sayang"
Spatula yang dipegang haechan ia hadapkan kehadapan mark, "heh, tau anak cuma satu itu jangan dibikin marah tiap hari. Emaknya nih yang pusing ngadepin moodnya remaja, kamu mah bapaknya nggak tau orang kerja terus"
"Iya-iya maaf, bentar lagi aku jemput adek"
"Jangan dijemput biarin aja, biarin dia ilangin dulu rasa keselnya kalo udah reda pasti dia pulang"
"Iya juga, terus nanti kalo udah pulang aku jailin lagi", jawab mark dengan watadosnya.
"Betul sekali bapak mark jung, kebetulan panci baru aku bisa melayang keliling rumah"
"Bercanda sayang.. Nanti adek pergi jam berapa?"
"Katanya jam 7 dari rumah, kamu jangan ngaret loh ya kasian adek"
"Iya nanti aku siap-siap dari jam lima"
Mark sudah berjanji kepada chenle untuk menemaninya pergi ke party ulangtahun temannya itu. Kebetulan rumah teman chenle masih satu komplek dengan rumah oma dan opanya.
Mark dan haechan tidak pernah melarang chenle apapun sekalipun itu hal bahaya mark dan haechan selalu mengizinkan asal ditemani mereka berdua atau salah satunya.
Seperti dulu ada teman chenle yang merayakan sweet seventeennya di bar, mark mengizinkan chenle datang asal mark ikut.
💐💐💐💐💐
Chenle menceritakan alasan dia pagi-pagi sudah berada dirumah jaemin.
"Jadi gitu bunda, daddy nyebelin!"
"Hahahaha lucu banget anak kecil mayah-mayah iniii", jaemin gemas kepada chenle.
Chenle melihat jeno membawa pancingan dan ember bersama jisung.
"Ayah mau mancing dimana? Adek mau ikut"
"Ayo ikut, pake lotion anti nyamuk dulu sana itu minta bunda. Banyak nyamuk disana"
KAMU SEDANG MEMBACA
A Greater Love || MARKHYUCK (SELESAI)
Teen Fiction#GS!!! From: "Gue benci banget sama lo, nggak puas bikin gue menderita karna terpaksa nikah sama lo? Sekarang lo mau ngancurin rencana hidup gue yang mana lagi mark..." -Haechan (18) To: "Maaf udah bikin lo kecewa ya mark, gue nggak bisa jadi istri...
