enam

1.4K 69 0
                                        

Malam hari saat mark hendak tertidur ponselnya bergetar, tangannya meraih ponsel yang ada disampingnya itu.

Malam hari saat mark hendak tertidur ponselnya bergetar, tangannya meraih ponsel yang ada disampingnya itu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Oke deh jadi bisa nemenin haechan besok"

Mark kembali meletakan ponselnya dan tertidur, awalnya dia berniat untuk menghubungi haechan kalau besok dia bisa menemani haechan namun niat itu ia urungkan karena matanya sudah sangat ingin diistirahatkan dari hari yang melelahkan ini.

💐💐💐💐💐

Pagi harinya haechan terbangun dengan mata sedikit sembab, tadi malam ia menangis karena menonton drakor.

Pintu kamarnya terketuk dan perlahan membuka sedikit demi sedikit, "sayang, turun yuk makan"

"Iya my, mommy daddy makan duluan aja. aku mau mandi dulu"

"Oke deh.. Selesai mandi langsung turun ya, ada yang mau mommy bicarain sama kamu"

15 menit haechan mandi dan 30 menit haechan bersiap-siap. Hari ini haechan hanya menggenakan baju rumahan saja, kaos crop dan celana pendek. Perlahan ia menuruni anak tangga dan ia melihat mark sudah ada disana, dimeja makan.

"Pagi haechan", sapa mark dan mark berdiri menarik kursi disebelahnya untuk mempersilahkan haechan duduk.

"Mommy daddy kemana? Kok sepi"

"Mommy daddy kamu lagi pergi ke rumah sakit njeguk temennya lagi sakit sama bubu daddy saya juga"

Haechan hanya ber oh ria saja, "terus lo ngapain duduk disini? Mau numpang makan?"

"Kata mommy kamu belum makan dan memberi pesan untuk memastikan anak gadisnya ini makan jadi saya duduk disini", ucap mark lalu meminum secangkir teh hangat yang disiapkan oleh art dirumah haechan.

"Anak gadis? Emang gue masih gadis?", haechan mengatakan itu dengan ekspresi yang datar.

Mark tersedak dan batuk, ia meletakan kembali cangkirnya diatas meja dan matanya beralih memandang haechan.

Haechan yang dipandang pria didepannya ini sontak menaikan sebelah alisnya, "kenapa? Dari awal gue udah bilang kalau gue nggak sebaik apa yang lo kira, dan perlu lo tau gue suka masuk keluar club. Dan lo bisa nyimpulin sendiri di club itu kehidupannya gimana"

Mark tidak ingin memperpanjang obrolan itu, mark langsung saja mengalihkan obrolan yang lain.

"Kamu nggak jadi ke salon hari ini?"

"Nggak! Dan ini semua gara-gara lo"

"Loh kenapa?"

"Salonnya udah full booking sampai nanti malam, kalau aja lo tadi malem bilang 'iya' buat nemenin gue pasti kue kebagian slot nya"

 A Greater Love || MARKHYUCK (SELESAI)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang