Semangat yang puasa makasih udah baca jangan lupa tahan ya😆😆
Flasback
Semasa sma sebenarnya lie dan leo memiliki satu orang sahabat yang sifatnya sangat cocok untuk mereka berdua.
"Lie bentar lagi kita akan lulus dan meninggalkan leo"ujar vi sambil bersender pada punggung lebar lie.
"Vi kita masih kelas dua oke,kita bakal naik kelas tiga bukan lulus"lie membalikkan badannya dan kembali membiarkan vi bersandar dilengannya.
"Oh gue lupa em bisa nggak lie kita makan malam bareng itung-itun malming bareng"rayu vi dengan raut wajah yan memelas.
"Tumben biasanya kita malmingnya main game atau nggak kulineran,kenapa ada masalah vi?"tanya lie menggenggam tangan vi lembut.
"Em nggak kok cuman mau ganti suasana aja oke,lagian ada cafe baru yang mau aku coba bareng kamu"ucapnya tanpa nada yang akan membuat lie curiga.
"Em oke kalo ada masalah bilang ya"ujarnya menenangkan.
Vi hanya mengaguk dan mulai kembali membaca buku sambil bermanja dengan lie.
Sebenarnya pagi ini sang ayah menawarkannya untuk pindah ke korea karna ternyata,ada perusahaan besar yang ingin menjalin kontrak dengannya.
Tetapi vi meminta waktu satu hari untuk dia mengungkapkan isi hatinya atau perasaannya,ia akan memastikan apakah rasa ini terbalas atau tidak.
Jika iya ia akan memilih tinggal jika tidak dia akan dengan rela melepaskan dan akan ikut ayahnya.
Malam telah tiba begitu juga dengan kedua pasang sahabat yang kini sedang berada di dalam cafe.
Yang menurut mereka berdua sangat nyaman karna menyusung tema musim gugur.
Jangan upakan bahwa vi memesan ruang vip agar saat dia menyatakan perasaannya ia tak akan canggung.
"Vi ngapain sie mesen ruang vip bukannya sayang ya uangnya,lagian tadi masih sisa satu yang kosong kok"ujar lie sambil masih memperhatikan suasana dalam cafe.
"Em aku lagi bosen aja sama keramaian lie dan aku mau ngomong hal penting sama kamu"ujarnya dengan nada yang agak pelan dan gugup.
"Vi kamu punya masalah ayo cerita nanti aku bakalan cari solusi atau nggak bantuin kamu gitu"ucapnya dengan nada yang agak khwatir,apalagi sahabatnya tak pernah berprilaku aneh kayak gini.
"Janji kamu bakalan jawab jujur oke,jangan takut jika jawaban kamu bikin aku sakit"ucapnya menyakinkan.
"Oke kamu nggak usah ragu oke jujur aja aku juga bakalan jawab jujur"lie mempersilahkan vi untuk segera berbicara.
"Lie jujur aku tuh suka kamu bukan suka mungkin cinta,jangan nyela aku beneran punya rasa sama kamu,aku enggak tau darimana tapi rasanya aku nggak mau kehilangan kamu,apalagi jauh dari kamu"ungkapnya dengan nada yang agak gemetar dan vi cuman bisa menunduk.
Lie berdiri dari kursinya berjalan mengitari meja untuk sampai disamping sahabatnya,menarik vi berdiri dan memeluknya dengan lembut.
"Vi aku juga suka kamu tapi bukan seperti kamu,aku cuman menganggapmu adikku,walaupun aku mencoba tetapi entah mengapa perasaan cinta itu tak pernah terasa"ungkapnya selembut mungkin agar ia tak terlalu melukai hati pria manis itu.
Vi cuman bisa menunduk dan tak berani membalas pelukan lie,meski ia lega tetapi itu juga jawaban yang menyakitinya.
Setelah memedam perasaan selama dua tahun tetapi ternyata ia mencintai sendiri tanpa berbalaskan seperti ini.
Lie mengurai pelukannya memegang dagu vi mengangkat wajah itu agar menatapnya,ia bisa melihat wajah sayu serta mata indah itu mulai berkaca-kaca.
"Terimakasih lie hiks...sudah hiks... menjawab jujur hiks... aku lega dan sakit hiks... tetapi cinta tak bisa dipaksakan"vi yang sedari tadi berusaha tak menangis
Tetapi air mata itu turun dengan sendirinya,membasahi wajahnya membuat dadanya terasa sesak,dan matanya perih.
"Maaf ya aku sungguh tidak bisa membalas perasaanmu"ujarnya menyesal.
Vi hanya mengangguk setelah satu menit ia mulai meredakan tangissannya dan memilih malanjutkan makananya.
Setelah selesai makan mereka segera menaiki mobil karna kondisi vi yang tak memungkinkan jadi lie yang harus menyetir.
Selama perjalanan mereka hanya saling diam tanpa canda tawa seperti biasa.
Vi meminta lie untuk menepikan mobilnya sebentar ia harus mengatakannya,sebelum ia memilih pergi untuk memulihkan hatinya.
"Lie tolong jika aku mengatakan ini jangan menyalahkan diti oke,besok aku akan ikut ayah ke korea karna di sini sudah tak ada yang aku pegang termasuk kamu,dang jangan mengantarku agar semuanya bisa kutinggal dengan lega"vi hanya bisa menunduk agar matanya yang mulai berair tersamarkan.
Lie menarik tubuh mungil itu yang mulai bergetar memeluknya hangat dan sisa malam itu hanya ada kata perpisahan dan air mata.

Kenalin sahabat lie dan leo dari sma
Nama:vialexdra
Umur:19 tahun
Sayang sama lie dan leo sudah melupakan rasanya untuk lie.
Hahaha puas aku panjangin ampe 700 kata lebih hehehe pokoknya votenya harus banyak kalo enggak aku upnya juga lama🤣🤣
KAMU SEDANG MEMBACA
MY LITLE LOVE
Teen Fictionberandalan yang mendapatkan kekasih yang polos bxb jangan salah lapak
