Hey lama gak up maaf ya lagi masa pemulihan,aku udah enggak kerja jadi mungkin fokus juga buat novel,selalu ditunggu ya❤️❤️
"Oh temen ada kok cuman mau hari pertama ke katin bareng lie"vial menatap tian remeh.
Tian cuman mendelik tajam,aish ulat bulu satu ini udah dimaki masih aja enggak sadar diri juga.
"Lo itu kapan sie tobatnya"nah udah muak juga tian.
Vial cuman natap sekilas dan mulai berjalan lagi dan lie cuman bisa mengusap lembut tangan sang kekasih.
Mereka bertigapun menjadi pusat perhatian cuman sebentar dan melanjutkan makan kembali.
Tian cuman bisa hela nafas doang dan dia juga enggak takut kehilangan,lagian pemenangnya diakan.
Nathan mah cuman liatin doang sambil makan lumanyanlah tontonan,sedangkan vial cuman main handpone sambil masih nyender dipundak lie.
"Kamu enggak bawa bekal pu,leo enggak marah,kamu jajan sembarangan loh"cristian baru sadar kalo pacarnya tuh enggak bawa bekal.
"Oh iya tadi lupa tapi"belum sempat menyambung kalimat sudah ada sosok pelanyannya,yang mengantarkan bekalnya.
"Saya datang atas perintah tuan leo silahkan tuan muda"pelanyan itupun undur diri,setelah memastikan dan mengambil gambar.
"Nah loh adek lo mah terlalu protektif"nathan mah cuman bodo amat juga.
Lie cuman bisa tersenyum tipis apalagi mengingat tingkah adiknya tersebut,cristian membantu lie membuka bekal yang sangat penuh itu.
Sedangkan vial mulai memakan bekalnya dengan muka super jengkelnya,mengingat kekasihnya akan datang jadi dia harus menjauh dari lie,meski tak rela.
"Mu makan denganku ya sepertinya leo melebihkan porsinya"liepun membagikan bekalnya dengan tian.
Yang diterima dengan baik oleh cristian dan melirik sekilas raut muka vial yang membuatnya tersenyum mengejek.
Sedangkan nathan ingin segera beranjak dari tempat duduknya,sumpah dia udah muak banget.
Apalagi sempet tadi dia denger bisik-bisik mahasiswa,jadi tidak terlalu menikmati.
Nathan segera membereskan makanannya dan ingin beranjak dari tempat duduknya,untuk menghindari konflik yang entah apa.
Cristian santai saja sambil masih bertingkah manja kepada lie,meski harus menghilangkan rasa gengsinya tak apalah.
Lagian dia tuh heran vialkan pernah menyatakan perasaan akhirnya ditolak,tapi tetep balik setelah dua tahun dan tian lihat dari sorot mata itu masih sama.
Memang jika kita jatuh cinta pandangan pertama butuh puluhan tahun untuk lupa rasanya,bahkan tanpa sadar tatapan mata kita tetap sama.
Tak terasa jam istirahat serta kuliahpun telah usai cristian dan lie memilih untuk menghabiskan sisa hari bersama.
Seperti kencan atau dinner mungkin untuk menebus pertengkaran serta mempererat hubungan mereka.
Lie adalah pria yang baru menemukan cinta yang ia mau dari ribuan hati yang telah ia tolak,sedangkan cristian adalah pria dingin tak tersentuh dan baru menghangat,ketika bertemu pandang dengan pujaan hatinya.
Jadi tak salah jika mereka berdua akan sering dilanda rasa cemburu ataupun rasa baru yang tak begitu dipahami dengan baik.
Beruntung banyak teman mereka yang mau menjadi pendengar,pelerai ataupun akan maju garis depan jika kedua sejoli itu mengalami konflk.
Tian dan lie memutuskan untuk pergi mengahbiskan waktu berdua dengan menonton flim,soal vial leo sudah mengurusnya.
Sekarang sepasang kekasih yang tengah bahagia itu mengantri untuk mendapatkan toket,karna ternyata bioskop sedang mengadakan promo,pengunjungpun penuh.
Oke jangan lupa komen dan vote biar aku semangat upnya❤️❤️
KAMU SEDANG MEMBACA
MY LITLE LOVE
Teen Fictionberandalan yang mendapatkan kekasih yang polos bxb jangan salah lapak
