O3. Awal Sebuah Interaksi

12.6K 687 32
                                        

selamat membaca semua dan semoga suka❤️

FOLLOW DULU BOSSS!

RAMEIN KOMEN KALIAN SEBANYAK-BANYAKNYA DI TIAP PARAGRAF🔥

JANGAN LUPA VOTE🔥

JANGAN JADI SILENT READERS!

───

HAPPY READING

──

O3. Awal Sebuah Interaksi

•••

Ruang belajar di kediaman keluarga Lescha terasa sunyi, hanya terdengar suara detak jam dinding yang perlahan mengisi kekosongan. Setelah semua kegiatan sekolah berakhir, Raja dan Ratu melanjutkan dengan aktivitas bimbel. Mereka materi Bahasa Inggris. Namun, perhatian Ratu jauh dari apa yang sedang dibahas. Pikirannya melayang, dan dia mulai menggoda Raja dengan percakapan yang lebih menarik.

"Lo percaya sama berita itu?" tanya Ratu membuka pembicaraan, suara lembut namun menggantung di udara.

Raja yang sedang mencatat langsung mengalihkan pandangannya ke arah Ratu, memastikan apa yang dimaksud adiknya. "Berita tentang kelas A+ yang bikin orang meninggal?" tanya Raja memastikan dan dibalas anggukkan Ratu. "Percaya," katanya singkat.

Ratu merenggut, "Kenapa lo gampang percaya? Bisa aja beritanya bohong 'kan? Mereka cuma mau cari sensasi. Sekolah ini terkenal, mereka bisa aja bikin berita bohong cuma buat nyari perhatian."

Raja terdiam sejenak, lalu dengan tenang, ia kembali menulis di buku catatannya "Menurut lo, kenapa berita itu di hapus?" tanya Raja menaikkan sebelah alisnya.

"Karena informasi yang diberikan reporter palsu."

"Salah," Raja meletakkan pulpen di pertengahan bukunya. "Kalau berita itu di hapus secara permanen dari publik, berarti emang ada yang di sembunyikan tentang kelas A+. Pihak sekolah pasti nggak mau orang luar tau. Mereka pasti bayar wartawan buat menutupi semua itu," sambung Raja menganalisis isi pikirannya.

Ratu terdiam sejenak. Kata-kata Raja menembus pertahanannya membuat gadis itu berpikir dua kali. Memang SMA Garuda Bangsa adalah sekolah yang sangat berpengaruh dengan uang dan kekuasaan dari donatur yang di milikinya. Tidak sulit bagi mereka untuk menghapus jejak-jejak yang bisa merusak reputasi mereka.

"Lo masih mau masuk kelas A+?" Raja menanyakan pertanyaan itu dengan nada ringan.

Ratu hanya mengangkat bahunya, "Gue nggak punya pilihan. Pihak sekolah pasti bakal masukin kita ke kelas A+ karena kita punya ini," Ratu menunjuk pelipis yang bermaksud menuju pada otak. "Mau nggak mau, kita bakal ada di kelas A+."

Raja merenung seperti berpikir, lalu tiba-tiba tersenyum nakal, "Yaudah, gue pura-pura bego aja. Nanti waktu tes, gue bakal jawab asal-asalan."

"Tapi, bokap lo punya uang dan kuasa."

"Iya juga, ya," balas Raja langsung menyadari.

Ratu memutar bola matanya penuh, menatap kakaknya dengan sinis. "Bodoh banget lo, Raja," umpat gadis itu hanya bercanda.

Tidak dapat di sangkal bahwa ada rasa hangat yang mendadak muncul di hatinya. Meskipun Ratu selalu merasa berada di atas segalanya, dia tahu bahwa keberadaan Raja sebagai kembarannya selalu memberi warna tersendiri dalam hidupnya.

THE SIXTH [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang