selamat membaca semua dan semoga suka❤️
FOLLOW DULU BOSSS!
RAMEIN KOMEN KALIAN SEBANYAK-BANYAKNYA DI TIAP PARAGRAF🔥
JANGAN LUPA VOTE🔥
───
HAPPY READING
───
31. Titik Temu
•••
Wangi tajam disinfektan memenuhi udara, menyusup ke dalam setiap pori tubuh Ratu. Pandangannya terkunci pada sosok Raja yang terbaring tidak berdaya, tubuhnya tergeletak lemah di ranjang rumah sakit. Raja, yang pingsan karena pengaruh obat bius, terkulai setelah proses penjahitan luka. Meski luka di tubuhnya tidak terlalu dalam, dampak dari pot yang menimpa tengkuk dan punggungnya cukup membuatnya tidak berdaya.
"Kalian balik ke sekolah aja. Jangan buang-buang waktu di sini," ujar Ratu menatap mereka dengan mata lelah. Bukan bermaksud dia ingin mengusir mereka. Hanya saja kehadiran empat orang sekaligus di ruang yang sempit ini terasa terlalu banyak.
Di tambah lagi, Pramariz dan Daniella sedang dalam perjalanan, membuat gadis itu merasa lebih nyaman jika mereka kembali dan melanjutkan rutinitas mereka.
Namun, Sadewa yang berdiri di dekat pintu, menggelengkan kepala dengan tegas. "Gue bakal tetep di sini sampe orang tua lo dateng," ujarnya seakan ingin memastikan Ratu merasa di dampingi. Tidak ada tanda-tanda ia akan pergi.
Pandawa yang duduk di jendela, tidak banyak bicara, menolehkan kepala. "Kita nggak bisa ninggalin lo sendiri di sini," kata Pandawa berkomitmen, seolah mengatakan bahwa mereka akan ada, apapun yang terjadi.
Ratu menghela napas, keputusasaan. Energi yang di milikinya seolah telah terkuras habis, membuatnya merasa tak punya kekuatan untuk memaksa mereka kembali ke sekolah.
Tiba-tiba suara Pangeran yang rendah memecah keheningan dalam ruangan, "Gue nggak habis pikir, kenapa Raja mau berkorban buat Rana? Ini bukan bagian dari rencana lo, 'kan?" tanya Pangeran melirik Ratu, memastikan dengan keraguan.
"Bukan!" jawab Ratu dengan cepat. Ia tak mungkin membuat rencana yang bisa membahayakan dirinya dan Raja hanya demi perempuan seperti Rana. Terlalu berlebihan, meskipun terlihat meyakinkan. "Rencana gue itu nggak pernah nyuruh Raja buat terluka. Gue sendiri nggak tau kalau Raja malah ngorbanin dirinya sendiri," tambah Ratu memandang wajah Raja yang pucat penuh keprihatinan.
KAMU SEDANG MEMBACA
THE SIXTH [END]
Ficção Adolescente#THE SIXTH SERIES BOOK 1 Kisah ini menceritakan tentang murid-murid genius yang memiliki privilege di sekolah : 1. Sadewa Bagaskara, peringkat pertama. Sang pemilik nilai sempurna. Dingin, tidak tersentuh, misterius dan jenius. Jangan meragukan IQ s...
![THE SIXTH [END]](https://img.wattpad.com/cover/344461477-64-k92143.jpg)