selamat membaca semua dan semoga suka❤️
FOLLOW DULU BOSSS!
RAMEIN KOMEN KALIAN SEBANYAK-BANYAKNYA DI TIAP PARAGRAF🔥
JANGAN LUPA VOTE🔥
───
HAPPY READING
───
41. Cermin yang Retak
•••
Belum selesai dengan satu masalah yang menghantui hidupnya, sebuah badai berhasil mengguncang seantero sekolah. Laman resmi milik sekolah kini memuat unggahan yang langsung menjadi bahan perbincangan. Sebuah gambar buram yang memperlihatkan seorang gadis duduk di restoran yang mewah, tersenyum samar di hadapan seorang pria paruh baya. Tidak ada keterangan yang menyebutkan nama, hanya inisial RGA.
Namun, inisial tersebut cukup untuk menyalakan gelombang spekulasi dan tuduhan yang mengalir deras. Nama itu cukup jelas untuk di ketahui oleh semua orang. Dalam sekejap, seluruh sekolah heboh. Bisik-bisik menjalar, suara-suara yang menyindir dan juga penghinaan bergaung di setiap sudut gedung.
Rana tidak bisa menghindari dampak berita itu. Ketika ia memasuki kantin, suasana seketika menjadi panggung penghakiman. Semua mata langsung mengarah kepadanya. Tatapan tajam, menusuk, dan penuh arti yang tidak perlu di terjemahkan. Di ikuti dengan suara-suara yang membentuk simfoni kebencian yang tidak terhentikan.
"Inisial RGA yang di bahas itu dia, 'kan?"
"Nggak nyangka ternyata selama ini dia simpenan om-om!"
"Ewh, so disgusting!"
"Segitu miskinnya sampe jual diri? Bayarannya berapa ya permalam?"
"Ternyata muka polosnya cuma kamuflase. Aslinya murahan juga."
Tawa-tawa itu meledak menghantam langsung ke jantung Rana. Tubuhnya membeku di ambang pintu kantin. Ia merasa kakinya tertanam di lantai, tak dapat di gerakkan. Pandangannya buram, seolah-olah dunia berubah menjadi bayangan-bayangan kelabu yang mengepungnya tanpa ampun.
Semua suara, semua tatapan, semua hinaan, melebur menjadi gelombang yang menenggelamkan Rana dalam lautan rasa malu dan putus asa.
Berita itu dalam foto itu bisa saja menghancurkan reputasi Pramariz. Jika semua orang tahu pria yang ada di dalam foto itu adalah Pramariz, implikasinya akan jauh lebih buruk. Tidak ada seorang pun yang tahu rahasia itu. Bahwa Pramariz, yang begitu di hormati di lingkungan profesionalnya, sebenarnya adalah ayah kandung Rana. Semua orang belum tahu tentang kebenarannya.
Bisik-bisik itu tidak kunjung mereda, semakin menggema seperti dentuman keras di sudut sel-selnya. Tatapan itu menghakimi, menyudutkannya dari segala arah, seperti panah tajam yang menembus benteng pertahanan yang selama ini ia bangun.
Tubuhnya terasa kaku seperti patung. Suara-suara memekakkan telinganya, menusuk sanubari dan menyesakkan dadanya yang sesak, seolah dunia di sekitar memudar, menjadi bayangan kelam yang menyisakan kata-kata itu.
Bagaimana semua ini bisa terjadi?
Di sisi lain, Samudera memandangi setiap kejadian itu dengan sorot mata yang gelap. Ia mengeraskan rahang kekarnya, menahan emosi yang kini mendidih seperti magma yang akan meletus. Ia tahu, bagaimana sakitnya menjadi pusat perhatian dengan cara yang tidak di inginkan. Dan, sekarang melihat Rana di hujani hinaan tanpa henti, membuat darahnya bergejolak.
KAMU SEDANG MEMBACA
THE SIXTH [END]
Novela Juvenil#THE SIXTH SERIES BOOK 1 Kisah ini menceritakan tentang murid-murid genius yang memiliki privilege di sekolah : 1. Sadewa Bagaskara, peringkat pertama. Sang pemilik nilai sempurna. Dingin, tidak tersentuh, misterius dan jenius. Jangan meragukan IQ s...
![THE SIXTH [END]](https://img.wattpad.com/cover/344461477-64-k92143.jpg)