Bab 37 : Surat.

61 3 0
                                        

BAB INI AKAN DIHAPUS SEBAGIAN SETELAH 12 JAM KEDEPAN. JIKA INGIN BACA FULL DI KARYAKARSA, LINK ADA DI BIO AKUN INI. INGAT, 1 BAB CUMA 2000 (SEHARGA UANG PARKIR)

DAN DI KARYAKARSA SUDAH UP BAB 42.

SELAMAT MEMBACA~~

.
.
.
.
.

Sinar matahari sore ini terasa begitu hangat dan menenangkan. Saking nyamannya, Yesenia tidak sadar sudah merenung hampir satu jam. Sorot matanya memandang kolam ikan yang ada di hadapanya---sambil duduk dibawah pohon apel yang sudah tidak bisa berbuah.

Dilubuk hatinya ia merindukan Rosela. Sudah dua hari Rosela pergi tanpa kabar, bahkan sepucuk surat pun enggan dia kirimkan. Yesenia jadi takut--bagaimana jika Rosela punya teman baru disana dan melupakannya.

"Yang Mulia! Yang Mulia!" Seru Ella yang berlari menghampirinya. Ia baru saja menerima surat dari pengawal belum lama ini. Dan, ketika melihat cap kerajaan Adelaide di surat itu, Ia langsung lari menghampiri Yesenia yang sejak tadi ingin sendirian di taman belakang istana.

"Jangan ganggu aku!" Protes Yesenia, seketika lamunannya buyar mendengar suara cempreng Ella.

Ella lantas melambai-lambaikan sebuah surat yang ia genggam. "Ada surat untuk Yang Mulia! Dari Putri Rosela!" Teriaknya masih dalam keadaan berlari.

"Apa!?" Mendengar itu sontak Yesenia bangkit dari posisi duduknya. "Mana?" Tanyanya. Ketika sampai Ella langsung menyerahkan surat itu ke tangannya.

Yesenia langsung membuka surat itu dan membacanya.

To be continue...

Am I a VillainCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang