Bab 34 : Berkenalan.

76 2 0
                                        

Like dan komen yang kalian berikan adalah penyemangat semua author untuk berkarya🙂

Akan di hapus sebagian setelah 12 jam di upload.

Yang belum sempat baca bab sebelumnya silahkan klik link di bio akun ini, pilih karyakarsa dan pilih bab yang ingin kalian baca.

Atau yang ingin kasih tip (seikhlasnya) untuk author biar makin rajin update bole juga😅 dengan senang hati author terima😅

Harganya cuma 2K perbab.

Selamat membaca~~

.
.
.
.
.

Kereta kerajaan melaju stabil di atas jalan berbatu, guncangannya tidak lembut dan juga tidak kasar. Tirai jendelanya bergoyang perlahan terkena angin sore dengan cahaya emas matahari menembus ke dalam--membuat debu di udara terlihat seperti serpihan bintang kecil yang menari.

Di dalam kereta itu, Rosela duduk diam dengan kedua tangannya bertaut di pangkuan. Ia sesekali melirik Isaac—sosok pria berambut hitam dan bermata merah yang kini duduk berhadapan dengannya—namun cepat-cepat mengalihkan pandangan. Di sisi Rosela, Riri duduk dengan tenang namun terlihat jelas memerhatikan sikap Rosela yang sejak tadi kaku.

Riri terkekeh pelan. “Nona Rosela, Anda tidak perlu tegang begitu. Pangeran Isaac tidak akan memakan Anda.” Riri berusaha mencairkan suasana. Sebenarnya ia takut bersuara, tapi melihat Isaac yang sepertinya baik dan tidak sombing, Riri memberanikan diri.

Isaac tersenyum kecil, senyum yang berusaha bersahabat meski rasa haru yang tadi ia rasakan masih membekas di matanya. “Benar. Apa aku terlihat menakutkan?”

Rosela buru-buru menggeleng, wajahnya memerah. “Bukan begitu… aku hanya… belum terbiasa.”

“Wajar,” gumam Isaac. “Bagiku juga sama. Aku baru saja menemukan adikku, tentu aku ingin mengenalmu lebih dalam.”

Rosela mengangguk pelan, tetapi keheningan kembali turun menyelimuti kereta. Isaac memerhatikannya beberapa detik sebelum akhirnya memulai percakapan.


To be continue...

Am I a VillainCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang