11. sisi lain Keivan

1.7K 168 10
                                        

Haii readerss.
Karna yang Votee sudah sesuai target juga aku lagi mood banget. jadi aku bakal up bab baruu.

Selamat membaca readerss.

Happy reading

Outhor POV.

Keivan berjalan menyusuri lorong rumah sakit dengan tergesa. Dia baru selesai meeting dan tidak mengaktifkan ponselnya. Saat membuka ponsel, ia terkejut sekaligus heran karena banyak panggilan masuk dari Adara. Dan tiba-tiba, Gibran meneleponnya, mengatakan bahwa Adara berada di rumah sakit.

Keivan memasuki ruang IGD tempat anaknya berada. Matanya mengelilingi ruang IGD hingga terpaku dengan sosok seorang gadis yang tengah berbaring dan seorang anak SMA yang duduk menemaninya.

"Adara...." panggil Keivan begitu ia ada di samping ranjang rumah sakit. Gadis itu langsung membuka matanya, tersenyum teduh pada ayahnya. "Papah..." Adara mencoba duduk dan dengan sigap Keivan serta Gibran membantunya.

"Apa yang terjadi, Adara?" tanya Keivan lembut.

"Nothing, hanya ada orang gila yang tiba-tiba datang menghampiriku dan membuatku seperti ini," kata Adara tenang. Jika la menceritakan semuanya pada Keivan, bisa dipastikan papahnya itu akan marah besar. "You can't lie, Dear," kata Keivan tajam.

"Jika kamu tidak mau menjelaskannya, biar Gibran yang menjelaskannya."

Adara mengehela napas, gadis itu mendelik sebal pada ayahnya. la akhirnya menjelaskan semuanya, mulal dari Pak Ahmad yang tak menjemputnya, Zayyan yang tiba-tiba datang, Richard yang menolongnya hingga tak sadarkan diri, sampai di saat Gibran memukuli Zayyan habis-habisan.

"Siapa Zayyan?" tanya Keivan pada Gibran.

"Zayyan salah satu anggota Tiger. Hari ini adalah pertempuran antara Xvlones dan Tiger tapi sepertinya Zayyan sengaja tidak mengikuti pertempuran itu dan tadi teman-teman saya sudah mengintrogasi Zayyan. Mereka bilang Zayyan sengaja datang ke SMA Angkasa karena tertarik pada Adara sejak melihat video kemarin. Sebelum datang ke SMA Angkasa, Zayyan sudah menghadang Pak Ahmad yang saat itu dalam perjalanan akan menjemput Adara. Zayyan juga mengaku bahwa dari tadi pagi ia sudah memata matai Adara. Dan kedatangan Zayyan ke SMA Angkasa karena ingin melakukan hal buruk pada Adara," jelas Gibran.

"Lalu Richard?" tanya Keivan lagi.

"Dia salah satu anggota Xvlones yang saya tugaskan menjaga dan mengawasi Safira," jawab Gibran.

"Maaf Om saya gagal lagi menjaga Adara, selama dua hari berturut-turut Adara terluka karena saya. Sekali lagi saya minta maaf, Om." Gibran menatap penuh sesal ke arah Keivan.

"Sudah lah, tidak masalah. Yang penting Adara selamat, sama seperti kemarin, jika kamu tidak datang mungkin keadaan Adara akan jauh lebih parah." Keivan tersenyum tenang, namun Gibran tahu ada maksud tersembunyi dari senyum itu.

"Gibran, tolong temani Adara, saya ingin menemui dokter. Dan apa Richard sudah dibawa ke rumah sakit?"

"Baik Om, saya akan temani Adara. Dan untuk Richard, dia sudah di bawa ke sini juga, dia ada di ruang inap nomor 204."jawab Gibran.

My Bodyguard (GIDARA)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang