09

5.3K 336 10
                                        


Jungkook menggeliat di balik selimut tebal nya, tubuhnya terasa jauh lebih ringan dari semalam.berdiam  sejenak untuk mengumpulkan nyawa yang belum terkumpul seutuhnya.

Setelahnya jungkook bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri, sebelumnya ia melihat jam di nakas sudah menunjukkan jam 6 pagi.

setelah beberapa saat ia keluar dari kamar mandi dengan keadaan yang jauh lebih segar.

" Aku tidak bisa bersantai dan hanya makan tidur saja , sudah syukur tuan taehyung menampung ku di sini" Monolog nya pada diri sendiri.

Jungkook keluar kamar ia turun menuju dapur mansion , setibanya di sana ia melihat yeri  dan seorang wanita paru baya sedang berkutat dengan masakan mereka,ia ingin menghampiri sebelum suara yeri menghentikan langkahnya.

" Ck, harusnya kita masih tidur! " Gerutu  yeri dengan kesal, terlihat dari wajahnya yang cemberut.

" Dasar gadis desa tidak tau diri,gara gara dia kita sudah di dapur jam segini! " Sambungnya lagi, mengingat perintah sang tuan tadi malam agar mereka memasak sarapan.

Biasanya para maid akan bertugas di jam 9,mereka hanya akan membersihkan rumah besar itu, Sedangkan untuk sarapan, taehyung tidak pernah sarapan di mansion , ia hanya akan makan malam itu pun sangat jarang.

" Jangan berkata seperti itu, kalau tuan dengar tuan bisa memecat kita" Peringat bibi jung.

" Bukankah yang ku katakan benar bi, jika bukan karna dia yang pura pura sakit dan ingin mendapatkan perhatian tuan,  kita tidak akan di sini" Ucap yeri menggebu gebu.

" Hush sudah, hentikan pembicaraan ini kalau nona mendengar pekerjaan kita bisa terancam " Ucap bibi jung takut takut.

"Aku tidak menyukai gadis itu, aku lebih menyukai nona jihoon,bibi lihat setiap nona Jihoon kemari ia selalu membawakan kita makanan enak,aku berharap dia yang akan jadi nyonya kita bukan gadis kampung itu,lagian kenapa juga tuan membawanya kemari, ck"

" itu urusan tuan mau membawa siapa saja, ini mansion nya kita tidak punya hak untuk mengaturnya, apalagi ikut campur dengan urusan pribadinya,siapapun yang jadi nyonya di mansion ini kita hanya perlu melayani dan mendoakan semoga ia yang terbaik untuk tuan,ingat posisi kita hanya pelayan" Bibi jung mencoba mengingatkan yeri tentang siapa mereka dan tidak seharusnya mereka mencampuri urusan pribadi sang tuan.

" Aku tidak perduli, lihat bi dia bahkan masih tidur dengan nyenyak nya, sudah menumpang berlaku seenaknya pula tidak tau diri sekali! "

" Nona jungkook, apa nona menginginkan sesuatu? " Tanya Joy yang melihat jungkook berdiri tidak jauh dari dapur.

" A_ah tidak joy maksudku aku ingin mengambil air  minum " Jungkook tergagap karna kehadiran joy yang tiba tiba di belakangnya.

" Nona tunggu di sini biar saya ambilkan" Ucap joy yang di angguki jungkook.

Sedangkan di dalam dapur.

" Bi_ bibi, a_ apa nona jungkook mendengar perkataan ku tadi? " Yeri tergagap bertanya pada bibi jung, ia langsung mematung saat suara joy yang menyebut nona jungkook sampai ke pendengarannya.

" Bibi tidak tau yer ,aduh lagian kamu sih kan bibi sudah memperingati dari tadi, kalau sampai nona sempat mendengar  habis kita, dia pasti akan mengadu pada tuan" Cemas bibi jung.

Di tengah keresahan mereka joy datang dengan santai, ia meletakkan belanjaan nya, setelahnya menuangkan air hangat ke dalam gelas untuk ia serahkan pada sang nona.

" Ada apa dengan wajah kalian? " Tanya joy heran dengan ekspresi dua teman kerjanya ini.

" Tidak papa" Jawab yeri.

i got your love(END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang