Ini cerita tentang Dewa juga bagaimana kisahnya yang jatuh cinta sama pemuda yang salah. Tapi kalo memang jodoh, bakal Dewa kejar juga meskipun sambil jatuh-jatuh dan terluka.
•
Start: 19 Sept 24
End: 30 Okt 24
Warn!!!
Bxb alias Homoo!!
Sisa nya Wa...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
-
Setelah berbalas pesan dengan Remy, Dewa letakkan handphone nya asal di jok mobil yang ia duduki sekarang, matanya kemudian melirik ke arah Putra yang nampak fokus pada kemudinya.
"Kalian lagi nyari vokalis buat Swarna kan sekarang?"
Mendengar pertanyaan yang di lemparkan secara tiba-tiba sukses buat Putra tolehkan kepala lalu anggukan kepala sedikit ragu.
"Kayaknya, tau dah aku mah ikut dua itu aja."
"Aku ada satu kandidat yang cocok jadi Vokalis Swarna." Ujar Dewa dengan senyum merekahnya, sehingga hal itu buat Putra lemparkan ekspresi tanya.
"Siapa?"
"Remy."
Jawaban itu Putra resapi dengan baik-baik, ia kemudian anggukan kepala, sebab tak jarang ia mendengar Remy bernyanyi dan suaranya memang bagus.
"Kenapa gak kamu aja?"
Dewa gelengkan kepalanya, "engga deh, aku lebih jago pegang stik daripada nyanyi."
"Tapi suara kamu bagus."
"Lebih bagus Remy."
"Remy gak cocok suaranya sama genre musik Swarna."
Dewa memberut, sedikit tak terima jawabannya selalu di sangkal lagi dan lagi oleh Putra, tahu bahwa kekasihnya merajuk, Putra lalu terkekeh, sebelah tangannya ia gunakan untuk menggusak surai sang kesayangan.
"Yaudah iya, jago nya emang genggam stik doang, apalagi stik daging yang dibawah."
"MESUM!"
Tawa Putra jelas terdengar menggema di mobil milik Putra sendiri, sedang Dewa sudah menahan malunya karena perkataan yang Putra ucapkan.
Sialan memang!
Tak berapa lama kemudian mereka sudah sampai di unit apartemen Putra kembali dan jam sudah menunjukkan pukul 1 dini hari.