16. Raden dan Putra

2.5K 185 36
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

-

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

-

"Sayangg, kamu main hp terus ngapain sih?" Nada mendayu itu mengalihkan atensi Putra yang awalnya berada pada handphone– habis berbalas pesan dengan Raden entah kenapa mood nya mendadak turun drastis sebab Raden terlihat menyukai Dewa.

Seumur-umur Putra berteman dengan Raden Javario, tidak pernah sedikitpun Raden memperingati dirinya atau siapapun itu untuk tak mendekati orang lain.

Raden adalah tipikal manusia yang paling tak perduli dengan perasaan orang lain, itu yang Putra tau.

Tapi kenapa dengan Dewa berbeda? Bahkan sedari awal Putra mengenal Dewa pun, Raden sudah memperingatinya seperti itu.

"Sayanggg.."

Putra kembali milirik kearah Radif yang kini tengah memeluknya. "Hmm?" Jawabnya kemudian.

"Kamu gak dengerin aku ngomong ya?"

"Maaf, aku laper. Pesen makan gih."

Putra terkekeh lalu daratkan kecupan pada bibir Radif sendiri. Meskipun begitu pikirannya hanya tertuju pada pemuda yang menjadi topik pembahasan antara dirinya juga Raden tadi.

Dewa Baskara.

- Putra POV end -

- Putra POV end -

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
[END] MahaDewa || MarkhyuckTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang