15. Bohong lagi

2.7K 204 50
                                        

"Apa yang mau kamu jelasin?"

Saat ini Putra sudah kembali ke apart nya sendiri, rupanya Radif sudah menunggunya, entah sejak kapan sebab Putra sudah tak perduli lagi.

"Aku beneran pergi sama sepupu jauh ku." Lewat katanya Radif seolah meyakinkan Putra bahwa ia benar-benar pergi bersama seseorang yang katanya sepupu jauh nya itu.

Padahal nyatanya Putra jelas tau bersama dengan siapa kekasihnya ini semalam, oleh karena itu kepala Putra pusing memikirkan tingkah Radif yang masih bisa-bisanya mengelak.

Apa yang sudah Roky berikan pada Radif sehingga pemuda di hadapannya ini sampai rela berbohong demi teman satu band nya itu?

"Mataku gak buta, kamu pikir aku gak tau siapa orang yang sama kamu?"

Wajah Radif memelas ketika mendengar jawaban itu keluar dari sang kekasih, ia gelengkan kepala, sudah hendak menangis, sedikit manipulatif memang, padahal dia salah tapi dia juga yang menangis sekarang.

"Maaf, aku janji gak akan ngulangin itu lagi."

Mendengarnya Putra jelas tertawa, apa katanya? Janji?

"Udah berapa banyak sih kamu janji-janji terus sama aku? Udah berapa bulan juga udah berlalu masih gitu-gitu aja." Putra berlalu, tinggalkan Radif yang masih berdiri di tempatnya.

Sungguh, Putra lelah menghadapi semuanya, selalu berjanji lalu berakhir diingkari, begitu terus entah sampai kapan nanti.

Langkah Putra terhenti sebab Radif sudah memeluknya dari belakang, Putra juga bisa dengar kalau pemuda yang masih berstatus kan kekasihnya ini tengah menangis sekarang.

Kalau sudah begini Putra juga yang akhirnya mengalah, ia memilih untuk menoleh dan tatap penuh bersalah Radif.

"Kalau emang gini terus ujungnya, kita udahan aja."

Tangis Radif semakin kencang, ia gelengkan kepalanya ribut. "Gak mau! Aku minta maaf, Put.. aku minta maaf, aku janji gak bakal kayak gitu lagi."

Benarkah?

Tolong ingatkan Putra kalau seminggu yang lalu Radif juga katakan hal yang sama, tapi pada akhirnya pemuda cantik itu mengingkari lagi janjinya.

Tapi sayang, sebab Putra sudah mengangguk dan peluk tubuh Radif, tak lama dari itu Radif yang lebih dulu bawa Putra untuk menikmati tubuhnya siang ini.

Mungkin sebagai salah satu bayaran sebab sudah berani-beraninya membohongi kekasih nya sendiri. Tanpa sadar bahwa sebenarnya Radif sudah salah dalam mengambil keputusan, mungkin ia masih mau berbohong dan tetep bermain belakang dengan Roky karena ia mengetahui bahwa Putra begitu mencintainya, Radif percaya diri sebab jika ia sudah berikan apa yang laki-laki butuhkan Putra tidak akan bisa berpaling pada siapapun itu.

Ya, mungkin memang begitu sekarang, tapi Radif lupa kalau manusia bisa berubah-ubah rasanya, apalagi jika disakiti terus-menerus seperti apa yang ia lakukan pada Putra sendiri.

Tinggal tunggu bagaimana karma mendatanginya saja.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

>>>>>

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

>>>>>

Mana tau lu putraa.. putraaa

Dia aja udah ngasih tubuhnya ke lu, apalagi ke orang lain yang jelas-jelas dia bela 🥱

Stop sampe disini dulu yaa.. besok-besok lagiii 🤭


See you mahadewsss!

[END] MahaDewa || MarkhyuckTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang