Ini cerita tentang Dewa juga bagaimana kisahnya yang jatuh cinta sama pemuda yang salah. Tapi kalo memang jodoh, bakal Dewa kejar juga meskipun sambil jatuh-jatuh dan terluka.
•
Start: 19 Sept 24
End: 30 Okt 24
Warn!!!
Bxb alias Homoo!!
Sisa nya Wa...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
-
"Bangsathh Wa, entaran dulu njinghh."
Putra kini sudah kembali mendongak, mulutnya terbuka untuk mendesah lirih, tangan nya coba menahan pinggul Dewa yang sudah tepat berada di atasnya, kini tubuhnya menegang sebab Dewa sudah kembali berulah dengan memasukan penis Putra pada lubang senggamanya.
Sebenarnya apa yang Dewa lakukan ini sama sekali tidak membuatnya nyaman, karena lubangnya sama sekali belum di 'siapkan' buat rasa perih jelas terasa.
"Shhh.. sesak bangethh." Ujar Dewa sembari coba gerakan tubuhnya di atas pangkuan Putra.
Sedang di belakang sana, Putra dengan tatapan sayu nya menatapi punggung Dewa.
Gila.
Putra terkadang tidak habis pikir dengan kejutan-kejutan yang Dewa berikan padanya ketika memuaskan hasrat masing-masing dari mereka.
Desahan kini mendominasi terdengar daripada ringisan Dewa di awal tadi, tangannya bahkan kini sudah menarik salah satu tangan Putra untuk berada pada dadanya, dengan begitu Putra menerima jelas menerima dengan cara memilin puting tersebut.
"Fuckhh.." Lirih Putra ketika melihat bagaimana tubuh Dewa dari belakang seperti ini, melihat bagaimana baju yang Dewa gunakan membalut ketat pinggang ramping Dewa, pantat sekal yang bergerak naik turun itu benar-benar seksi di mata seorang Putra.
Gemas, Putra akhirnya remas pinggul Dewa cukup kuat sebelum akhirnya ia menampar pantat Dewa sehingga buat si empunya terkejut dan mendesah.
"Seksi bangethh lu, ay."
Dewa tak merespon secara berlebihan, sebab ia makin bergerak cepat, tubuh yang awalnya condong kedepan, kini mengarah ke arah yang berlawanan, tangan yang awalnya bertumpu pada paha Putra kini ia arahkan untuk mengocok miliknya sendiri.
"Enghh, mau keluarhh anjinghh.. enak banget, mentokhh." Racau Dewa yang berhasil buat dirinya ingin ikut andil dalam mengenakan Dewa.
Pinggul yang awalnya diam saja kini Putra gerakan berlawanan dengan arah yang Dewa lakukan, sehingga pertemuan antar kulit itu sukses buat Dewa kalang kabut.