START: 19 Oktober 2024
END : 01 Juni 2025
Main Couple: MilkLove
Side Couple: NamtanFilm, ViewJune, EarnCiize
Persaingan antara Vosbein Group yang baru saja menampilkan prestasinya, mengalahkan sang juara bertahan Limpatiyakorn Group yang sudah lebih...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
***
Kebisingan mengiringi banyak orang untuk menari di lantai dansa, semuanya sibuk dengan huru hara kesenangan dan diri mereka masing-masing. Tapi berbeda dengan meja bar di sudut club, terlihat Milk harus mendengarkan ocehan Namtan yang sedang galau habis ditinggalkan oleh gebetannya, padahalkan Namtan yang tidak bisa memberi kepastian pada orang itu kok malah dia yang galau. Memang aneh manusia cantik satu ini, kalau dibikin sinetron judulnya pasti Cantik Cantik Aneh.
"Tumbenan banget lu kayak gini Nam, biasanya mana pernah galau," timpal Gemini si pemilik club yang baru datang menghampiri mereka. Milk mengangguk menyetujui ucapan pemuda itu sembari meminum wine nya.
"Beda mah ini, gua udah terlanjur sayang berat lagi." Namtan kembali meneguk vodka untuk gelas yang entah ke berapa.
"Salah lu sih gak ngasih dia kepastian yang jelas, ditinggalin kan jadinya," balas Milk meneguk habis wine nya. Matanya memejam lama, merasakan sensasi dari minuman yang dia teguk. Sejujurnya Milk tidak terlalu ahli dalam hal ini, namun toleransi gadis itu terhadap alkohol cukup tinggi.
"Gua cuman butuh waktu anjir." Namtan menghentakkan gelasnya pelan ke atas meja bar, mengeluarkan segala amarah dan kekecewaan yang terpendam di lubuk hatinya. Jika dilihat sekarang, Namtan lebih mirip monyet, meskipun wajahnya masih tetap terlihat cantik nan menawan.
"Gak semua orang harus ngertiin lu, bisa aja ada hal penting lainnya yang pengen dia kejar selain nungguin lu yang gak jelas." Milk menyilangkan kakinya, kali ini ia harus menasehati sang sahabat secara serius. Namtan adalah seorang playgirl garis keras, baru kali ini juga Milk melihat Namtan seperti orang kehilangan arah setelah belasan tahun lamanya.
"Kalau emang lu suka dia, ya kejar lah, ngapain lu sedih di sini? Gak guna tau gak." Milk menoyor kuat kepala Namtan membuat gadis cantik itu mengaduh. Milk sedikit merasa kesal juga dengan Namtan yang hanya bisa mengeluh padanya tanpa terlihat aksi yang nyata. Rasanya Milk ingin membuang Namtan jauh-jauh ke dasar palung mariana.
"Minimal kalau punya otak tuh mikir," lanjut Milk sedangkan Namtan hanya mengelus pelan kepalanya.
"Dengerin tuh, setidaknya Pansa agak waras dikit dibandingkan lu, Nam. Meski sama-sama bucin akut sih," ujar Gemini yang sedari tadi memerhatikan yang membuat Milk menatap tajam ke arah pemuda tampan tersebut.
"Lagian gebetan lu kemarin tipe lu banget ya?" Namtan mengangguk pelan.
"Malah lebih, tapi gua kan perlu waktu buat jadiin dia pacar gua. Apalagi sekarang lagi di puncak, takutnya malah dia kena serang karena pacaran sama gua," jawab Namtan sembari bersandar, menatap langit-langit club.