Part 23

1.8K 108 4
                                        

One Week Later

Gamaliel baru saja turun dari mobil yang dikendarai oleh supir, dia baru saja pulang sekolah dengan menggunakan mobil yang dijanjikan Daddynya waktu itu. Namun karena dia belum terlalu mantap mengemudi, maka sang Daddy meminta supir untuk mengantar jemputnya menggunakan mobil itu, sampai dia berani menyetir sendiri.

Hari ini adalah hari yang cukup membuatnya pusing, dia yang baru saja masuk sekolah tiga hari yang lalu, tepatnya pada hari senin, dan sudah ketinggalan banyak pelajaran, hari ini guru matematika yang baru saja masuk tiba-tiba mengadakan ulangan harian.

Gamaliel ingin protes, namun dia mana berani? Apalagi guru matematika adalah salah satu guru killer di sekolah itu. Salah dia juga, kenapa harus sakit-sakitan, hingga ketinggalan banyak pelajaran, ditambah lagi si guru matematika sama sekali tidak memiliki pengertian.

Dia pikir walaupun dia adalah guru killer, setidaknya mengerti dengan posisi Gamaliel yang baru masuk ke mata pelajarannya hari ini setelah beberapa bulan izin, namun ternyata tidak.

“Siapa juga yang suruh kamu liburan ke luar negeri dalam waktu yang lama! Sekarang salah siapa kamu ketinggalan pelajaran?” kata guru itu, tidak tahu saja dia jika selama ini Gamaliel tidak masuk sekolah karena sakit. Liburan ke luar negeri itu hanyalah topeng biar media tidak curiga.

Hatinya sangat keras, membuat Gamaliel hanya bisa mendesah pasrah dan mengerjakan soal-soal ulangan sebisanya saja.

"Ada tamu..." Monolognya saat melihat satu mobil asing terparkir di garasi mobil mansion itu.




🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾




"Jadi bagaimana dengan Jenny dan Bian?"  Mike memandang sepasang suami istri yang saat ini duduk di ruang tamu bersamanya.

"Jenny dan Bian untuk sementara waktu akan bersekolah dulu di kota ini, sampai kita menyelesaikan permasalahan!" Ujar seorang wanita.

"Lagipula kenapa ini bisa terjadi, ha? Aku sudah memberimu kepercayaan untuk mengurus perusahaanku yang ada di kota A, tapi kau malah membuat perusahaan itu dalam masalah sekarang, dan datang untuk meminta bantuanku!" Mike berkata kepada pria yang menjadi adik iparnya.

"Ini semua diluar kendaliku, kak. Mana aku tau pria itu akan mengkhianatiku," balas pria yang bernama Branden Herianto, adik kandung mendiang istri tercintanya.

Ketika Mike menjalin kasih dengan mendiang Chesa dulu, istri dan adik iparnya itu hanya tinggal di sebuah rumah kecil yang bisa dibilang kumuh.

Namun setelah Mike menikahi Chesa, kehidupan wanita itu berubah drastis, pun adiknya yang hanya berjarak dua tahun dengannya.

Mike mengangkat Branden menjadi direktur di salah satu perusahaannya yang berada di kota A, membuat kehidupan Branden menjadi sangat baik.

Dia kemudian menemukan tambatan hatinya, Rani Gracia, nama wanita itu. Mereka menikah dengan besar-besaran, bahkan sebagian besar dana pernikahan mereka didanai oleh Mike, sesuai permintaan sang istri tercinta, Chesa.

Dari pernikahan mereka itu, sepasang suami istri itu dikaruniai dua orang anak, anak mereka yang pertama bernama Jenny Ariana, sedangkan anak kedua mereka bernama Gabian Marcus.

Jenny lahir di tahun yang sama dengan Gamaliel, hanya saja dia lima bulan lebih tua. Sedangkan Gabian masih berusia sepuluh tahun.

Ceklek.

Atensi mereka semua teralihkan ke arah pintu utama yang terbuka, menampilkan Gamaliel yang baru saja pulang sekolah dengan wajah letihnya.

"Gama, sini nak..." Gamaliel membuang nafasnya kasar, ingin sekali pergi istirahat namun sudah dipanggil oleh Daddynya, ingin melawan, namun siapa dirinya?  Dia hanyalah seorang anak yang menumpang di mansion Daddynya, jadi dia harus menghormati Daddynya.

 Son Of A Murderer (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang