TEACHER (2) 🔞

9.7K 85 21
                                        

Warning!!!
⚠️⚠️⚠️⚠️
Adegan eksplisit 🔞🔞🔞
Full NC 21++
Bahasa kasar anti sensor & non Baku
Typo bertebaran

Jadilah pembaca yang bijak

Happy Reading! 😘

_____________________________________________

"Aku mau sekali sekali kamu yang bergerak nge service aku, terus disini yang aku yang diam nikmatin servicean kamu."

"Aku engga tau mulai dari mana..."

"Gapapa. Kamu Ikutin instruksi aku aja, biar aku ajarin 'how to take care your men..."





I R O N   H E A R T S

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

I R O N   H E A R T S






Haruto menatap Hyeri lekat dengan smirk yang menghiasi wajah tampannya, mengisyaratkan kalau dia udah siap untuk di 'service' sama Hyeri.

Glek

Hyeri menelan salivanya. Sejujurnya ia sangat grogi karena ini adalah pertama kali baginya, dia yang bergerak nge 'service' Haruto

"Jadi aku harus gimana har...?"
Tanya Hyeri agak sedikit gugup.

Haruto lalu mendekatkan wajahnya ke telinga Hyeri.






"Lepas baju yang aku pakai."







"Ehmm.. yang mana dulu nih?"
Kata Hyeri sambil memperhatikan, kini Haruto hanya memakai kemeja yang sudah terbuka 3 kancingnya dengan dalaman kaos band kesukaannya dan celana dalam boxer yang masih bertengger di tubuhnya.

"Yang mana aja, yang kamu suka."
Bisiknya tepat di depan telinga Hyeri, sehingga Hyeri bisa merasakan nafasnya yang sudah mulai memberat itu.

Smirk terus menghiasi wajah tampannya.



[Hyeri POV]

Sial. Dia bener bener tau gimana caranya ngerjain gua. Ngebuat gua mati kutu.

I dont wanna feel exposed.

Gua langsung membuka satu persatu kancing kemejanya dan kaos hitam bergambar band kesukaannya. Dia nurut ngikutin gua yang buka semua bajunya.

Sekarang dia telanjang dada.

Gua bisa ngeliat dada bidangnya dengan kulitnya begitu putih bersih dengan sedikit abs yang menghiasi perutnya.

Dia menaruh tangannya ke belakang menandakan isyarat kalau dia ngasih gua kendali penuh atas permainan nakal ini.

Mata Gua lalu berpindah untuk menatap ke arah Haruto, meminta instruksi lanjutannya.

"Terus apa lagi?.."

Haruto menepuk nepuk pahanya.








"Sini duduk di pangkuan aku."







IRON HEARTS Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang