Part 86

6K 234 5
                                        

Saat mereka masuk semua yang berada di dalam ruangan langsung menatap kearah kevin dan mila termasuk seluruh fans. Semua menatap keduanya sambil menahan nafas, tidak tahan melihat keromantisan keduanya.
" oh my God, they're too sweet " celetuk michelle
" ini namanya penindasan kepada kaum jombloness " celetuk ricu
" kak kevin kak mila kasian tau yang lain pada mupeng " celetuk prilly sambil menahan tawa melihat ekspresi semuanya
" tau kak kasian tau kalian ini bener - bener deh " kata ule sambil tersenyum dan menatap keduanya
" tan mending nih anak dua cepetan dinikahin " kata ruben sementara mama nancy hanya tertawa

" sayang aku malu tau " kata mila blushing
" biarin lagian aku gendong pacar aku sendiri ini " bisik kevin mesra
" sayang nakal yaa " kata mila mencubit hidung kevin
" bodo bweee " jawab kevin tersenyum sambil terus menggendong mila hingga masuk kedalam ruang tunggu artis
" nah sudah sampai princess " kata kevin lalu menurunkan mila dari gendongannya
" makasih sayang tapi kamu bandel sekali hari ini " kata mila tertawa dan mencubit pinggang kevin
" hahaha tapi demen kan? " goda kevin sambil menoel hidung mila
" ihh genit banget hahaha " tawa mila
" eheeemm pak bu disini ada orang kalo mau romantisan silahkan dirumah " kata dika terkekeh dan langsung membuat muka mila bersemu merah dan menenggelamkan wajahnya di lengan kevin
" wah parah lo bikin calon istri gw malu " kata kevin tertawa
" eh ya ngomong - ngomong calon istri, hampir aja gw lupa ehm next week gw sama michelle mau undang kalian semua ke acara pesta pertunangan gw dan elo - elo semua harus wajib hadir dan elo - elo semua bakalan dapet tugas di acara gw " kata dika
" whaaaattt?? " teriak semuanya
" hahaha santai aja kali, tenang tugasnya gampang kok hehehe " kata michelle
" awas aja lo berdua kasih tugas yang aneh - aneh ke gw " kata ricu
" tenang cu khusus lo, gw ditugasin jadi yang ngawasin makanan hahaha " kata dika
" nah tjakeupp ini baru namanya sohib gw yang mengerti gw aaa lope youu lah dik " kata ricu memeluk dika
" ewwww, cuu jangan peluk - peluk laki gw " omel michelle dan memandang ricu dengan tatapan tajam
" hahaha ampun jeng santai aje kali tuh mata hahaha " kata ricu
" kalo tugas gw sama prilly apa? " tanya al
" kalian berdua jadi penerima tamu " kata michelle " okaaay " jawab keduanya kompak
" kalo kita? " tanya kemil bebarengan
" buset nanya aja sampe barengan hahaha " ledek ule
" hahaha kalian jadi host " kata dika " okee deh " jawab keduanya.

Saat jam istirahat, kevin dan mila pamit untuk pergi ke rumah sakit karena kevin mau melakukan visum. Setelah kurang lebih dua jam, akhirnya visum tersebut selesai dilakukan.
" dok kira - kira berapa lama hasil visum ini bisa segera keluar? " tanya kevin sambil memakai kemejanya di bantu mila
" secepatnya besok pagi sudah keluar, karena luka - luka yang ada di tubuh kamu ini sudah tidak terlalu banyak jadi prosesnya bisa lebih cepat " kata dokter
" Puji Tuhan " jawab kevin dan mila
" ya sudah sekarang kamu sudah bisa pulang " kata dokter itu tersenyum
" thanks dok " jawab kevin menjabat tangan sang dokter sementara mila hanya tersenyum

" sayang " panggil mila, saat itu mereka berdua sedang dalam perjalanan kembali menuju ke lokasi karena mereka harus segera take lagi
" ya knp sayang? " tanya kevin
" ehm apakah papa angkat kamu itu benar - benar sekejam itukah? " tanya mila sedih. Sewaktu kevin dilakukan visum, mila menemani kevin dan alangkah terkejutnya ternyata di tubuh kevin terdapat ada beberapa bekas memar di sekitar punggung
" yaa begitulah, tapi itu dulu sudah kamu jangan sedih ya sayang berkat memar ini akhirnya aku bisa menjadi pribadi yang kuat dan berkat memar ini akhirnya aku dan mama bisa terlepas dari dia " kata kevin mengenggam tangan mila dan mencium punggung tangan mila
" aku sayang kamu " kata mila tanpa sadar air matanya menets dan serta merta memeluk kevin dari samping, mila benar - benar tidak sanggup membayangkan kevin yang dari kecil hingga sekarang yang setiap hari harus menerima pukulan dari papa angkatnya.
" aku juga sayang aku juga hei kok kamu nangis? " tanya kevin meminggirkan mobilnya lalu kemudian menatap mila lalu mengusap air mata mila
" kamu tau sewaktu aku melihat memar kamu itu, entah kenapa aku bisa merasakan dengan jelas gimana perasaan kamu waktu di pukulin tapi aku bener - bener gak sanggup ngebayanginnya " kata mila terisak
" yaudah jangan dibayangin sayang semua sudah berlalu " kata kevin memeluk mila erat lalu mencium kening dan bibir mila sejenak.
Drrtt.....drrrtt.... iphone kevin berbunyi sebuah message dari opa george
Opa : My grandson, apakah sabtu ini kamu ada waktu? opa mau mempertemukan kamu dengan ramses papa kamu di restoran rafael, kalau kamu bisa cepat balas message ini dan jangan kamu beritahu ke nancy. Ajaklah mila juga jangan lupa. Salam sayang your grandpa
" sayang opa sms dia bilang dia mau ketemuin aku sama papa sabtu ini " kata kevin gugup
" benarkah? akhirnya kamu bisa ketemu papa kamu, tapi kenapa kamu gugup? " tanya mila bingung
" aku..aku sebenernya ehm belom siap ketemu papa " jawab kevin jujur
" sayang siap gak siap kamu harus siap, aku temenin kamu " kata mila tersenyum
" oke " kata kevin menarik nafas lalu dengan cepat membalas sms opa
To : Opa
Oke kevin mau dan kevin ajak mila juga, jam berapa opa mengatur pertemuanku dengan papa?
From : Opa
Jam 10 pagi dan jangan telat buddy
To : Opa
Oke

Uncoditionall LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang