Part 84

5.6K 245 8
                                        

" tumben lo udah bangun " sapa ruben yang sedang menyiapkan barang - barang keperluan kevin
" hemm " kata kevin datar
" kenapa lo? berantem sama mila? " tanya ruben
" bukan gw cuman lagi kesel aja sama mama kenapa sih dia tuh masih aja benci sama papa dan seluruh keluarganya padahal udah bertahun - tahun, gw bingung aja kenapa kebenciannya itu gak berkurang sedikitpun " kata kevin
" yaa gimana ya vin, wanita itu ya kalo sekali hati mereka di sakitin ya bakalan susah untuk bisa maafin dan kadang sampe bertahun - tahun, trus sekarang rencana lo apa? " tanya ruben
" gw mau secepatnya atur pertemuan gw sama bokap kandung gw dan gw mau secepatnya mempertemukan bokap sama nyokap " kata kevin
" gw bakalan bantu " kata ruben
" thanks ben " kata kevin
" ah ya ini tadi ada surat dari pengadilan " kata ruben memberikan ke kevin lalu kevin membaca dan seketika dia lega
" apa vin isinya? " tanya ruben
" proses perceraian mama udah bisa dimulai lusa, baguslah semakin cepat semakin baik " kata kevin
" akhirnya yaa akhirnya kalian terbebas juga dari luke " kata ruben
" yeah setelah sekian lama " kata kevin
Tak lama iphone kevin berbunyi
'Incoming Call :  Baby Mila💞'
" morning sayang " sapa kevin
" hei morning, ehm sayang kamu bisa ke rumah aku sekarang? " tanya mila
" ada apa? " tanya kevin sedikit panik
" papa mau bicara soal om luke nih, kamu bawa baju kami aja kesini sekalian mandi dirumah aku " kata mila
" oh yaudah oke deh " kata kevin
" okey bye syang love you " kata mila
" love you more " " ehm ben gw mandi di rumah mila ya soalnya bokapnya mau ngomong soal luke, nanti kita langsung ketemu di lokasi ya " kata kevin langsung menuju ke kamarnya
" oke siap eh nanti gw jemput aja " kata ruben
" halah bilang aja lo mau jemput rena " ledek kevin
" ap..apaan sih lho tapi iya juga sih hehehe " kata ruben salting
" ben sebenernya lo tuh udah jadian belom sih?" tanya kevin
" hehehe belom sih tapi gw rencana mau nembak dia hari ini " kata ruben
" seriusan? " tanya kevin
" iye tapi lo awas jangan bocorin ke mila, kalo gak lo gak bakalan gw traktir " ancam ben
" yee emangnya rena mau sama lo? hahaha " goda kevin
" lo mah yee jangan bikin gw drop napa " kata ruben sebal
" hahaha iya iya tenang gak bakalan gw bilang ke mila, yaudah ben gw duluan ya ntar kalo mama nanya bilang aja gw udah jalan oke bye " kata kevin segera pergi dan langsung menuju ke rumah mila

Setengah jam kemudian kevin sudah tiba dirumah mila
" pagi semua " sapa kevin
" pagii " sapa mama jane, kak herfiza, kak ricky dan rena
" morning sayang " sapa mila yang berlari dari arah tangga dan langsung memeluk kevin *happ* dan kevin menangkap mila
" yaampun ini bocah kalo udah ketemu pacarnya gini nih " ledek rena dan semuanya tertawa
" ah ya papa mana sayang?" tanya kevin
" ada di ruangannya ayo " kata mila, lalu kevin menurunkan mila dan merangkulnya
" semuanya kevin pamit keruangan papa dulu ya " kata kevin sopan
" ok nanti sarapan kalian mama minta bi siti buat bawa ke ruangan kerja papa " kata mama jane
" thanks mam " kata kevin & mila lalu mereka berdua masuk ke ruangan kerja papa john

* tok tok *
" come in " kata papa john yang sedang membaca berkas
" dad ini kevin udah dateng " kata mila
" oh ya ayo masuk sayang " kata papa john lalu mereka berdua masuk dan duduk di sofa
" jadi begini vin, lusa kan proses sidang perceraian mamamu dan papa angkat kamu akan berlangsung lalu besok itu kamu harus ke kepolisian untuk memberikan keterangan mengenai tindakan kekerasan apa aja yang udah dilakuin sama papa angkat kamu ke kamu sama mama kamu, ah sebelumnya apa kamu pernah melakukan visum?" tanya papa john
" ehm belum pa " kata kevin
" waduh ehm yaudah begini saja, nanti kalian kira - kira ada waktu jeda istirahat syuting itu berapa lama?" tanya papa john
" ehm kayaknya hari ini jeda waktunya tiga jam dad " kata mila
" bagus nah yasudah hari ini kamu kalo bisa kerumah sakit minta untuk divisum ya, supaya bisa dijadikan bukti pada saat nanti proses persidangan berlangsung dan melalui bukti visum itu juga yang bisa menentukan berapa lama papa angkat kamu akan ditahan " kata papa john
" kevin maunya seumur hidup dia mendekam dipenjara " kata kevin
" sayang gak boleh gitu, biar gimanapun kan dia dulu sempat membantu kamu dan mama kamu " kata mila memperingatkan
" betul itu vin, sudah kamu jangan memendam kebencian terlalu lama, karena kamu tau rata - rata orang yang memendam kebencian terlalu lama pada akhir hidupnya dia malah menderita penyakit entah itu kanker ato apalah jadi cobalah untuk memaafkan segala perbuatan yang sudah luke lakukan, papa tau kamu adalah seorang yang pemaaf. Teorinya memang mudah dan praktiknya memang sulit, papa tau itu tapi kalau kamu memang seorang gentleman kamu harus bisa belajar memaafkan okay?" kata papa john, seketika air mata kevin turun dan kevin langsung memeluk papa john
" thanks pa " kata kevin
" iya sama - sama nak, papa doakan semoga kamu cepat bertemu dengan papa kandungmu ya " kata papa john
" hei hei udahan kali mila laperr " kata mila manja
" hahaha sepertinya gadis yang satu ini manjanya kumat " ledek papa john
" biarinn " kata mila memeluk kevin erat

Uncoditionall LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang