Part 153

5.2K 213 10
                                        

Part 153
Sesampainya dirumah mila langsung masuk kedalam sementara kevin dibantu dengan bi siti mengangkat belanjaan

" aku mau bicara sama kamu kalo udah selesai ikut aku ke taman belakang " kata mila
" iya " kata kevin, setelah selesai mengatur barang belanjaan kevin ke belakang menemui mila yang sedang duduk di pinggir kolam
" sayang " panggil kevin memeluk mila dan duduk dibelakang mila
" jujur hari ini aku kesel sama sikap kamu, jangan mentang - mentang sekarang kamu sudah jadi ceo kamu bisa menghamburkan uang seperti itu " kata mila
" maaf " kata kevin
" yaudah aku maafin tapi lain kali jangan seperti itu lagi, aku gak suka lebih baik uang itu kita tabung atau gak uang itu lebih baik di jadikan sebagai deposito aja atau lebih baik uang itu kita pergunakan untuk membantu orang - orang yang disekitar kita yang memang sedang membutuhkan " kata mila
" iya sayang aku minta maaf yaa, aku janji gak akan kayak gitu lagi " kata kevin sambil mengecup kepala mila
" iyaa yaudah sekarang bantuin aku milih accesioris untuk cathy sisanya yaudah aku simpen siapa tau nanti kita dikasih anak cewek, trus sisanya lagi aku mau kasih untuk anak - anak di panti asuhan gimana?" tanya mila
" oke kalau menurut kamu itu yang terbaik aku setuju " kata kevin tersenyum.
" yaudah kalo gitu kita kedalam yaa " kata mila
" ntar ajalah sayang aku mau disini dulu sama kamu " kata kevin mengetatkan pelukannya
" tumben lagi manja banget sih sayangnya aku " kata mila menyenderkan kepalanya di dada kevin
" gantian dong sekali - kali hahaha " kata kevin tertawa

Setelah selesai memilih accesioris untuk hadiah ulang tahun cathy, kevinpun pamit pulang
" sayang aku pulang yaa, besok dandan yang cantik, bajunya jangan yang mini - mini " kata kevin sambil memeluk mila
" yaaa kok pulangnya cepet emang kamu mau ngapain sih?" tanya mila cemberut
" hemm ada deh rahasia, yaudah yaa sayang aku pulang dulu yaa oke cantik?" kata kevin sambil menarik dagu lalu mencium bibir mila
" iya deh iyaa tapi besok jemputnya jangan telat " kata mila
" siap nyonya kevin sayang " kata kevin
" soon sayang soon hahaha, awas aja kalo sampe telat nih aku jewer " kata mila sambil menjewer telinga kevin
" daripada jewer mending dicium aja gimana?" goda kevin
" itu mah maunya kamu dasar modus " kata mila sambil mencubit pipi kevin
" yaudah goodnight sayang abis ini langsung bobo yaa " kata kevin memeluk dan mencium kening hidung pipi dan bibir mila lagi
" okeey kamu juga jangan ngebut kalo udah pulang kabarin aku " kata mila mengelus pipi kevin
" siaapp yaudah bye sayangku love you " kata kevin
" love you more sayang " kata mila

Setengah jam kemudian kevin tiba di apartemennya
" broooo " sapa ruben
" lah kok lo disini?" tanya kevin
" hahaha habis gw takut lo lupa ketikin kata - kata buat gw ntar besok ngelamar rena " kata ruben
" yaampun udah ngebet banget pak " ledek kevin
" berisik lo hahaha udah buruan cepetan ketikin gw harus ngapalin " kata ruben
" hahaha selow iyee bentar gw buka laptop dulu " kata kevin mengambil laptopnya
" kelaamaan udah cepet tulis tangan aja " kata ruben
" buset deh hahaha " kata kevin geleng - geleng kepala dan dia dengan segera mengambil kertas dan bolpen lalu menuliskan beberapa kata
" nah selesai nih " kata kevin
" mantaap hahaha lo emang jenius ternyata " puji ruben
" baru tau? hahaha udah ah gw mau mandi mau bobo mau mimpiin istri gue " kata kevin
" istri - istri calon keles hahaha " kata ruben
" bodo udah ah berisik lo hahaha " kata kevin lalu menuju ke kamarnya

Uncoditionall LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang