Part 151

5.4K 232 8
                                        

Hari demi hari berlalu dengan sangat cepat, kevin dan mila kini sudah semakin mahir dalam memimpin perusahaan. Persiapan pernikahan merekapun sudah hampir 70% siap.
" papiii mamiii " seru cathy berlari ke arah kevin dan mila yang sedang bersantai di sofa
" haiii sayang " sapa kevin dan mila, lalu mereka berpelukan
" cathy kesini diantar siapa? " tanya kevin saat itu cathy duduk diantara mereka
" dianter sama daddy, soalnya daddy tadi mau ketemu uncle ruben " kata cathy
" oooooo gituu, cathy udah mamam belum? " tanya mila
" ehmm udah mih tadi sebelum kesini, oh yaa papi mami gak lupa kan kalo sunday is my birthday? " tanya cathy
" enggak dong sayang emang kenapa? " tanya kevin
" cathy nanti maunya papi sama mami yang nemenin cathy pas tiup lilin dan potong kue " kata cathy dan sejenak kevin dan mila hanya saling menatap serta melempar pandangan bingung
" soalnya.... ehm.. ehm.. " kata cathy grogi
" jangan bilang kamu malu nunjukin ke temen - temen kamu daddy sama mommy kamu? " selidik kevin curiga dan akhirnya cathy mengangguk

" sayang papi gak suka yaa cara kamu yang seperti itu kan papi sudah bilang, berkali - kali sama cathy walaupun penampilan daddy sama mommy sudah tidak muda lagi tapi biar bagaimanapun mereka tetap orangtua kamu yang menyanyangi, merawat, menjaga, membesarkan bahkan melindungi kamu sampai saat ini. Sejelek - jeleknya orangtua kita, mereka itu tetap orangtua kita sayang kamu gak boleh membanding - bandingkan, cathy harus bersyukur cathy dilahirkan dan dibesarkan dengan penuh kasih sayang banyak anak - anak diluar sana yang seumuran sama cathy tapi mereka sudah tidak diperhatikan lagi oleh orangtua mereka, tidak lagi disayang oleh orang tua mereka, cathy mau seperti itu iya? " tanya kevin dan cathy menggeleng

" cathy sayang dengerin mami, mami setuju dengan apa yang dikatakan papi, nah disini cathy harus belajar bahwa jangan menilai orang hanya dari penampilan. Sekarang gini emang teman - teman cathy tau daddy sama mommy cathy orangnya seperti apa? " tanya mila dan cathy menggeleng

" nah enggak kan, maka dari itu cathy sekarang harus belajar untuk menerima segala kekurangan dan kelebihan daddy sama mommy, cathy sekarang gak usah pusing dengan ejekan teman - teman cathy, cathy sudah diamkan saja atau kalau perlu cathy senyumin aja mereka pasti lama - lama teman - teman cathy yang sering ledekin pasti akan capek juga." kata mila

Tanpa mereka sadari ternyata om rafael mendengarkan semua pembicaraan mereka secara diam - diam. Hatinya sungguh sedih ternyata anak semata wayangnya ternyata diam - diam malu mempunyai orangtua seperti dirinya dan rebecca.
" maafkan daddy ya nak kalo ternyata selama ini penampilan daddy membuat kamu malu, maafkan daddy juga ya nak karena gara - gara daddy teman - teman kamu jadi ledekin kamu " batin om rafael sedih

Saat om rafael sedang termenung, tiba - tiba kevin keluar lalu kevin mendekati om rafael
" om kenapa  sedih? " tanya kevin
" hah gpp vin hahaha, ehm cathy masih didalam? " tanya om rafael
" iya dia masih didalam, om gak usah bohong kevin tau om lagi sedih " tanya kevin
" vin.. om tadi mendengar semua percakapan kalian, om sedih ternyata gara - gara om cathy sering diledekin sama teman - temannya " kata om rafael lirih
" om teman - teman cathy seperti itu karena mereka belum kenal dekat dengan om " kata kevin
" tapi vin gimana om mau kenal dekat, orang cathy aja malu " kata om rafael sedih
" sekarang om ikut aku " kata kevin menarik tangan om rafael masuk kedalam. Sesampainya di dalam kevin menyuruh om rafael duduk di dekat cathy
" sekarang lebih baik om dan cathy menyelesaikan masalah ini, supaya tidak ada lagi kesalahpahaman diantara kalian karena jika tidak kedepannya akan semakin parah. Kevin dan Mila akan memberikan waktu bagi kalian berdua " kata kevin tegas
" iya mila setuju dengan kevin " kata mila
" oke om cathy, kami permisi dulu ya " kata kevin lalu menggandeng tangan mila dan mereka berdua segera keluar dari ruangan kantor mereka untuk memberikan privasi bagi bapak dan anak itu

Uncoditionall LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang