Part 92

5.1K 232 7
                                        

Milapun kemudian bangkit berdiri namun kevin menahannya
" kamu mau kemana?" tanya kevin
" aku mau coba ngomong sama mama dulu " kata mila lalu kevin mengangguk , kenudian mila segera menyusul mama nancy yang ternyata masih belum jauh
" maa .. tunggu ma ... " kata mila sambil menahan lengan mama nancy
" mil lepasin tangan mama mil.. " kata mama nancy
" enggak akan, mila gak akan lepasin mama sebelum mama dengerin mila " kata mila tegas
" mila ayolah nak please mama mohon lepasin mama " pinta mama nancy
" oke mila akan lepasin mama tapi nanti setelah mama dengerin mila dulu, kita ngobrol di restoran " ajak mila

Di ruang apartemen kevin...
" kak kev " panggil prilly pelan tapi kevin hanya diam
" kak... maafin aku ya gara - gara aku tante jadi pergi .... " kata prilly pelan
" bukan salah kamu prill mungkin emang ini udah waktunya kalo mama harus tau " kata kevin lirih
" tapi kak... ini semua salah prilly, gara - gara mulut prilly yang asal ceplas - ceplos akhirnya tante nancy jadi pergi " kata prilly lirih lalu tak lama ule datang
" makanya prill kamu tuh dari dulu main asal ceplas - ceplos sih " omel ule dan semakin membuat prilly merasa bersalah
" tapi kan tadi kak kev nanya siapa yang telfon yaudah prilly jawab aja " kata prilly polos
" harusnya kamu langsung kasih aja ke kak kev, liat gara - gara kamu tante nancy sama kak kev berantem " omel ule dan seketika prilly menangis
" sudah cukup kalian berdua " kata kevin tegas dan membuat keduanya terdiam
" kalian sudah jangan ada yang saling menyalahkan, sekarang kalian baikan kakak gak mau liat kalian berantem " kata kevin " ayoo baikan " namun baik prilly maupun ule tidak ada yang mau baikan

Di restoran apartemen kevin....
" ma... mila tau mama marah, mama kecewa sama kevin tapi asal mama tau pertemuan antara kevin dengan keluarga papa kandung kevin itu benar - benar tidak sengaja ma " kata mila
" mil  kevin itu tau kalo mama paling gak suka dia berhubungan dengan seluruh anggota keluarga papanya, tapi kenapa dia diam - diam berhubungan dengan anggota keluarga papanya " kata mama nancy marah
" ma... apakah mama sebegini bencinya dengan keluarga papa kandung kevin? hanya karna dulu papa kandung kevin meninggalkan mama tepat sehari setelah mama melahirkan, dan lebih memilih omanya kevin? sekarang coba kalo posisinya saat itu dibalik, apa yang akan mama lakukan? " tanya mila tenang
" ya mama ... mama... gak tau mil " kata mama nancy dengan suara begetar
" ma... kalo mama aja gak tau apa yang harus mama lakukan jika mama ada di posisi itu lantas apa mama pantas untuk membenci papa kandung kevin beserta seluruh keluarganya?" tanya mila pelan, mama nancy benar - benar bingung dan tidak bisa menjawab pertanyaan mila
" maa biar gimanpun kevin juga berhak tau siapa papa kandungnya, keluarga papa kandungnya seperti apa, kevin berhak tau ma dan mama seharusnya tidak boleh melarang kevin " kata mila tersenyum
" mama jujur sekarang mama bingung.. mama... mama mau tenangin diri mama dulu ya... malam ini mama mau berangkat ke menado untuk tenangin diri mama... tapi kamu jangan kasih tau kevin yaa " kata mama nancy
" kalo mama rasa itu yang terbaik oke mila setuju " kata mila memeluk mama nancy
" makasih ya sayang kamu mau mengerti mama " kata mama nancy tersenyum lirih
" iya mamaku sayang yaudah mama hati - hati ya, jaga diri mama di menado, kalo ada apa - apa langsung kabarin mila ya " kata mila
" iya sayang pasti, yaudah mama berangkat ya.. selama mama di menado mama titip kevin kamu jagain dia ya " kata mama nancy
" oh ya tapi bukannya besok mama harus hadir di persidangan perceraian mama?" tanya mila
" kalo urusan itu biar mama yang urus kamu sama kevin gak usah pusing oke?" kata mama nancy lalu mila mengangguk kemudian memeluk mama nancy dan kembali ke ruang apartemen kevin

Uncoditionall LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang