Sebuah hadiah sederhana.
____________________
Di apartment
Caca tengah duduk melihat catatan yang ditinggalkan oleh Fathan.
"Mas pamit sebentar, ada urusan sama garnets"
Caca membuka room chat dan segera mencari tau tentang Fathan.
Drtt
"Mas dimana?" Tanya Caca.
"Lagi di markas, nanti aku kabarin lagi" jawab Fathan dingin.
Caca tau bahwa Fathan tengah tidak baik-baik saja dari nada bicaranya.
Caca memutuskan untuk memakan sarapan di meja yang suda Fathan buatkan untuknya.
Back to Fathan.
Fathan mengambil hpnya "halo kenapa wan?" Tanya Fathan sembari mematikan kompor.
"Garnets, diserang" ucap ridhwan.
"Gue kesana, tunggu" ucap Fathan.
Fathan mengakhiri masakannya, menaruh di piring lalu ia sajikan dimeja makan.
Fathan mengambil jaket dan memakai celana panjang khasnya.
Fathan menghampiri Caca yang tengah tertidur pulas, membelai rambut dan pipi Caca.
"Tinggal dulu yaa, mas udah buatkan sarapan, kamu makan yang banyak" ucap Fathan.
Skip
Kini Fathan suda sampai dimarkas, dan tengah duduk di kursi miliknya.
"Berapa banyak korban? Permasalahannya apa?" Tanya Fathan dengan wajah dinginnya.
"3 anggota kita tewas, sisanya luka ringan" ucap ridhwan sembari menahan rasa kesal dan sedihnya.
"Siapa yang nyerang?" Tanya Fathan.
"Alastar, Akbar, mantan anak buah kita yang memimpin"
"Semuanya! Ini akan jadi perang besar, kita selesaikan dendam anggota kita yang tewas. Jangan sampai ada yang mati!" Ucapnya.
"kita serang balik" ucapnya.
Sekitar 20 sampai 30 anggota garnets dikerahkan, dipimpin oleh Fathan menyerang alastar.
Suara deru puluhan motor dijalan terdengar, markas alastar menjadi Medan perang yang penuh darah.
Siapapun, apapun dan kapanpun, Jika dia mengusik ketenangan garnets. Maka dia akan mendapatkan sebuah hadiah kecil dari Fathan.
"GARNETS! SERANGG!!!" ucap Fathan berlari diikuti anggotanya menuju puluhan anak alastar dihadapannya.
Suara pukulan, suara erangan dari orang-orang disana. Perang penuh dengan dendam yang menjadi lautan darah.
Amarah,kesedihan dan semua emosi menjadi satu di dalam perang itu.
Perang yang menandakan bahwa akhir dari perjalanan. Akhir cerita dari seseorang yang sangat menyukai Fanta, seseorang yang sangat dingin, seseorang yang sangat ditakuti. Seseorang yang disebut sebagai serigala, seseorang itu bernama Fathaniel.
Diikuti teman-teman berharganya, ia mengakhiri perjalanan masa kelamnya. Organisasi yang menjadi kekeluargaan.
-//////////////////////////////-
Seminggu setelah perang itu, kini GARNETS resmi dibubarkan. Para inti telah pensiun dan menemukan hidup baru.
Hidup dimana semuanya bahagia, tidak ada dendam, tidak ada kekerasan, tidak ada perang.
Semuanya sudah usai, kini mereka menjalani hidup bahagia masing-masing.
Fathan menjalani pengobatan rutin, penyakit yang ia alami sedikit demi sedikit memburuk.
Namun Caca terus disampingnya membuat Fathan tidak terlalu sedih akan penyakitnya.
Caca menjadi matahari yang menyinari dan menghangatkan dinginnya Fathan.
//-//
Disuatu pantai, sepasang muda dan mudi tengah tertawa riang.
"Kamu senang?" Tanya laki-laki itu.
"Senang mas, terimakasih yaa mas" jawab perempuan itu.
Berdiri dibawah matahari terbenam keduanya saling berhadapan.
"Carissa Putri, terimakasih atas semuanya, terimakasih suda menemani mas yang sakit-sakitan ini. Mas sangat berterimakasih kepada kamu Caca" ucap Fathan.
"Mas kenapa ngomong begitu" ucap Caca.
"Kita selesaikan hubungan kita ya, mas mau menjalani kehidupan baru sama kamu" ucap Fathan.
Caca menahan air matanya, penuh pertanyaan "apakah hubungannya akan berakhir dengan Fathan? Tapi kenapa?".
Fathan mengeluarkan sebuah kotak berwarna merah, berlutut dihadapan Caca.
"I love you, Will You Marry Me? Babe" ucap Fathan sembari membuka kotak itu.
Perasaan Caca bercampur aduk, sedih, senang, kaget, semuanya bercampur menjadi satu.
Air matanya turun sembari menganggukan kepalanya.
Fathan tersenyum, berdiri dan memakaikan cincin dijari manis Caca.
"Kita hadapi bersama ya? I love you Carissa" ucap Fathan.
"Iyaaa, i love you more mas Fathan" ucap Caca.
Keduanya berciuman, ciuman hangat nan lembut. Rasa sayang, nyaman dan tidak ingin kehilangan satu sama lain tersiratkan lewat ciuman itu.
Tamat...
"Dia akan selalu menjadi rumah untukku kembali"
NOTE :
Terimakasih sudah membaca CHATAN, maaf jika ceritanya tidak sempurna dan abstrak.
Terimakasih semuanya suda menemani saya menulis cerita ini.
netizen : kenapa ditamatin?
Saya : karena ceritanya suda tidak bisa dilanjutkan, banyak faktor. Salah satunya karena suda tidak tau arah tujuannya.
Sekali lagi terimakasih suda membaca cerita ini, mohon maaf jika ada kata-kata kasar atau salah kata dari saya sebagai penulis cerita ini.
*Banyak cerita lain kok
Saya izin pamit
18-05-2025.
IG : @dreeyfall
KAMU SEDANG MEMBACA
CATHAN
Любовные романыKisah cinta percintaan ringan,tidak akan menguras pikiran kalian yang hanya akan membuat kalian cape dengan dunia kalian. "True love is proven from struggle, not from regret that leads to separation."
