Chapter 31 - New Chapter

13K 817 38
                                        

Welcome!

This story is made with love, so please respect it. Read, enjoy, and support!

Jangan lupa follow Instagram aku ya [@astihrbooks_]

ֶָ֢𐚁๋࣭⭑ֶָ֢

Hari ini, di malam kota Melbourne yang berselimut cuaca paling ramah dalam sepekan terakhir, langit tampak seolah turut merestui. Di tengah hiruk-pikuk kota yang tak pernah tidur, berdiri sebuah gedung megah, anggun dan berkelas yang kini menjadi saksi bisu bersatunya dua jiwa yang dulu pernah saling kehilangan.

Gedung itu kini tak hanya memantulkan kilau cahaya bulan, tapi juga menyimpan getar haru dari kisah cinta yang hampir punah, namun dipertahankan dengan segenap luka dan air mata.

Di sanalah, Galen dan Ainsley akan berdiri nanti, berdampingan, bukan lagi sebagai dua orang asing yang menatap masa lalu, melainkan dua hati yang akhirnya pulang ke rumahnya masing-masing.

Tak pernah mereka bayangkan bahwa kisah yang dulu retak dan nyaris berakhir di malam yang dingin, justru menjadi fondasi bagi janji seumur hidup yang kini mereka ucapkan.

Mereka pernah percaya, malam itu adalah perpisahan. Bahwa tidak akan ada lagi kata 'kita'. Namun hari ini, semua keyakinan itu terpatahkan oleh cinta yang membuktikan bahwa meski semesta sempat menjauhkan, ia juga punya cara paling manis untuk mempertemukan kembali.

 Namun hari ini, semua keyakinan itu terpatahkan oleh cinta yang membuktikan bahwa meski semesta sempat menjauhkan, ia juga punya cara paling manis untuk mempertemukan kembali

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Gedung itu berubah menjadi taman rahasia yang memukau. Di bawah bentangan tirai putih yang menggantung dari langit-langit, dihiasi kerlip lampu-lampu kecil seolah bintang turun ke bumi. Harum bunga memenuhi udara, campuran lembut mawar, peony, dan anggrek yang menghiasi sepanjang jalan menuju pelaminan.

Dekorasi megah itu tak terasa berlebihan, justru melukiskan ketulusan dan kesakralan momen mereka.

Bunga-bunga pastel mekar di setiap sudut, membingkai panggung putih bersih tempat mereka akan mengikat janji, seakan alam sendiri mengucapkan selamat.

Di atas kepala, hiasan bunga menggantung anggun, dihiasi bola-bola kaca kecil yang memantulkan cahaya, menciptakan ilusi ribuan bintang bergoyang lembut.

Suasana begitu syahdu, hingga ketika Ainsley melangkah perlahan di lorong itu dengan gaun putih yang berkilau halus, membalut tubuhnya sempurna, dan kerudung tipis menjuntai panjang, seluruh hadirin seolah menahan napas.

Galen, di ujung altar, nyaris tak berkedip. Matanya yang penuh binar menatap wanita yang kini berjalan menuju dirinya, satu-satunya manusia yang membuat seluruh dunia terasa tak penting. Setelan jas hitam klasik membalut tubuh gagahnya, dasi kupu-kupu yang elegan menguatkan aura karismatiknya.

Tatapan mereka bertemu di tengah keramaian itu, hanya mereka berdua yang ada di dunia ini sekarang. Musik lembut mengalun, mengisi ruang tanpa mengalahkan suara detak jantung yang menggema di dada masing-masing.

LOSE OR GET YOU Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang