Bagian 42

1.2K 62 5
                                        


Happy Reading

🚫Typo bertebaran


bugh

"Bangsat"

Darah mengucur dari telapak tangan pemuda yang memukul dinding dikamar nya hingga retak.

Namun bukanya kesakitan, pemuda itu malah mengacak rambut nya frustasi dan melempar barang barang yang ada di hadapan nya.

"Gue harus gimana, kalau rencana nya gagal bisa bisa gue terjebak disini hiks, gua mau balik anjing gua mau balik" lirih pemuda itu menjambak rambut nya sendiri.

"Gue gak punya siapa siapa disini hiks, gue mau ketemu mami sama papi"

Pemuda itu menangis dengan suara yang memilukan, pelayan yang berlalu lalang diluar menatap sendu kearah salah satu kamar pelayan yang menjadi ruangan tuan muda mereka.

Tuan muda yang harus rela mengalah demi kebahagian nyonya mereka, rela tidur dikamar pelayan demi perintah tuan besar mereka. Anak hasil hubungan gelap nyonya mereka itu harus banyak sengsara disini karna dibuang ayah kandungnya sendiri.

"Mami hiks papi hiks harris kangen"

Daevon regi, tidak memiliki marga karna tak dianggap oleh keluarga ibu kandung nya, diberi tempat tinggal dan makan saja regi bersyukur.

Pemuda itu tidak pernah menerima kasih sayang sedikit pun dari keluarga ini sejak kecil.

Hingga jiwa seseorang menggantikan nya, mungkin karna ia lelah dengan tekanan batin yang selalu menemani nya.

Kini tubuh itu sudah diisih oleh jiwa harris setyawan, sahabat karib adit dan zorik didunia nyata.

Entah kesialan apa yang menimpa nya karna bisa masuk dinovel yang tidak pernah ia sukai, padahal hanya sekilas baca saja harris sudah tau alur cerita nya, dan ia sangat membenci novel itu.

"Nih tubuh bocah gede tapi gak bisa ngelawan sama keluarga sialan itu karna tenaga nya yang ternyata lemah"

"Aaa mami, harris mau pulang huwaa"

Ia sangat stres sekarang karna harus bersikap kuat didepan teman teman pemuda ini, apalagi ia menjadi panglima tempur di geng Adler bruiser.

Untung ia bisa bela diri, umur nya padahal 16 tahun tapi udah kelas 2 sma.

"otak nya doang yang pinter, tapi gak bisa ngelawan keluarga ini pake strategi"

Harris atau bisa kita panggil regi itu menatap sekeliling, ruangan nya ini sudah ia tempati selama 7 bulan, lama bukan? Apalagi didunia nyata nya itu, pasti mami dan papi nya itu menangis brutal melihat diri nya yang terkapar.

Drtt

Ponsel nya berbunyi, membuat regi mengalihkan pandangan nya, ia menaikan alis nya kala melihat nomor tak dikenal tertera dilayar ponsel nya.

"Siapa"

"Hai harris setyawan atau mungkin regi? "

Deg

"Gak usah main main, lo siapa? " balas regi tajam

"Hahaha santai saja harris, kamu mau tau saya siapa? datang kealamat ini"

Tutt

Panggilan dimatikan sepihak, harris mengepalkan tangan nya dan berdiri dari duduk nya, ia mengambil jaket kebanggaan geng nya dilemari dan memakai nya.

Tak lupa kunci motor sport diatas meja rias nya dan berjalan keluar dari kamar, namun baru beberapa langkah untuk melewati ruang makan keluarga, terlihat tawa riang dari sana dengan suasana harmonis menambah kesan keluarga yang tengah makan malam itu.

𝖆𝖉𝖎𝖙 𝖆𝖓𝖉 𝖟𝖔𝖗𝖎𝖐 𝖙𝖗𝖆𝖓𝖘𝖒𝖎𝖌𝖗𝖆𝖙𝖎𝖔𝖓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang