25.RAHASIA

130 14 0
                                        

👋👋Holla guys i'm coming ✨✨
Sorry banget ya author nya sibuk
Maklum 😅 orang berpangkat.

-

Tapi tentunya author
Nggak akan lupa sama reader
-
Jadi dengan segala usaha
Dan upaya akhirnya
Attahalan
Come back lagi🎉🎉🎉

-
❤️ Happy reading ❤️

Setelah mengobati Alan tadi siang, Zyha bergegas kembali ke sekolah, dan menyuruh Alan untuk pulang.

Dia ada janji hari ini dan ia tidak mau Alan ikut campur soal itu.Alhasil Zyha harus sedikit berbohong untuk itu, dengan alasan dirinya akan pulang terlambat karena ada ekskul bahasa, memang benar sih ada tapi Zyha tak pernah mengikutinya sama sekali.

Dan di sinilah Zyha sekarang, di sebuah kafe dengan interior drak yang menyelimutinya.

"Udah lama nunggu," tanya seorang cowok yang mendudukkan dirinya di samping Zyha.

"Nggak, Zyzy juga baru sampai kok,"balas Zyha yang menyebut dirinya sendiri sebagai Zyzy.

"Biasanya kamu nggak mau ketemu sama kakak, emangnya ada apa," tanyanya to the point.

"Sorry, Zyzy cuma mau ngejaga rahasia kita aja,Zizi nggak ada maksud buat abain Abang,"balas Zyha.

"Iya kakak tahu,"balasnya yang mengelus lembut rambut Zyha.

Tanpa sepengetahuan Zyha ada seseorang yang terus memperhatikannya dari luar.

"Ah,sepertinya menantuku punya banyak sekali rahasia,"ucap seorang pria paru baya yang sedari tadi mengawasi gerak-gerik Zyha dari dalam mobil.

"Kita pergi,"ucapnya.

"Baik tuan,"ucap sang sekretaris yang kemudian melajukan mobilnya dari sana.

"Beneran nggak mau kakak antar,"

"Iya, Zyzy nggak papa kok,kakak pulang aja sana,"usir Zyha.

"Iya hati-hati,jangan lupa kalau udah sampai hubungi kakak,"ucapnya memperingati.

"Iya kakakku yang tersayang,udah ah pergi sana.

"Iya iya,kakak pergi tapi ingat ya hubungin kakak,"

"Iya iya,"balas Zyha kesal.

Dan sekarang hanya tinggal Zyha seorang diri.

"Enaknya ke mana dulu ya, masih awal juga udah sih,"ucap Zyha melirik jam tangannya yang baru menunjukkan pukul 16.00.

"Ke mall aja deh,sekalian belanja," ucap Zyha memasuki taksi yang tadi ia pesan.

"Pak ke mall ya,"

"Baik neng,"balas sang sopir.

Sesampainya di mall Zyha disuguhi oleh pemandangan yang mengagumkan.

Tapi tak ada waktu untuk mengaguminya.Masih banyak hal yang harus ia beli hari ini.

Zyha mulai memasuki satu persatu toko di sana.Dia juga menyempatkan dirinya untuk memilih beberapa baju untuknya dan Alan.

Setelah puas berbelanja Zyha segera bergegas pulang,takut Alan akan mencarinya.

Dalam perjalanan Zyha sedikit kesulitan karena belanjaannya yang terlalu banyak.

Bahkan sesekali ia hampir tersandung karena terlalu banyak beban di tangannya.

AttahalanTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang